Dugaan Covid-19 Bisa Menular Lewat Udara, Ini Kata Pakar

Riezky Maulana ยท Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:33 WIB
Dugaan Covid-19 Bisa Menular Lewat Udara, Ini Kata Pakar

Ilustrasi (foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Virus corona (Covid-19) diduga bukan hanya menular melalui doplet, tetapi juga melalui airbone. Direktur Lembaga Molekuler Eijkman Amin Soebandrio mengatakan bilamana Covid-19 benar-benar terbukti menular melalui udara, virus dapat bertahan kurang lebih selama delapan jam di udara lepas.

Sejumlah ilmuwan disebut sudah mendesah oraganisasi kesehatan dunia (WHO) untuk meluruskan fakta tersebut.

"Dia bisa di udara sampai 8 jam. Cukup lama, kalau droplet kan jatuh menurut teorinya 2 meter. Apalagi kalau di kendaraan umum, di gerbong kereta api Itu orang bersin di ujung, yang orang ujungnya juga bisa kena," katanya dalam Diskusi Polemik MNC Trijaya Bertajuk Covid-19 dan Ketidaknormalan baru, Sabtu (11/7/2020).

Dia menuturkan, ketika dropet keluar dari mulut seseorang, doplet itu berukuran besar, namun begitu droplet tersebut terbang, sebagian dari air yang termasuk ke dalam komposisi droplet akan menguap. Menurutnya, semakin lama droplet berada di udara, maka kadar airnya akan menurun dan partikelnya akan semakin mengecil dan mudah untuk terhirup.

"Kita tahu droplet itu komposisinya virus macam-macam, ada sel ditambah air. Makanya, struktur masker bedah akan berbeda kan. Di bagian dalam itu yang seperti kapas itu, tugasnya untuk menangkap partikel yang besar. Jadi disitu untuk menangkap air," ucapnya.

"Makanya kalau petugas kesehatan pakenya N95. Karena partikel di luar yang memungkinkan terhisap oleh dia lebih kecil," katanya melanjutkan.

Oleh karenanya, Amin mengingatkan bahwa di setiap ruangan arus didukung dengan ventilasi udara yang baik dan cukup. Menurutnya jika di suatu ruangan yang memiliki pendingin ruangan, pendingin ruangan tersebut haruslah dilengkapi dengan filter.

"Bahwa ada pertukaran udara sekian persen setiap jamnya atau sekian liter per jamnya, ada takarannya. Tetapi sekali lagi engineering ruangan ini yang penting, sering kali untuk efisiensi AC. Ya AC-nya harus dibersih kan udaranya juga harus terbuka. Bagus kalau AC itu ada filternya " ucapnya.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendalami laporan terkait desakan untuk merevisi pedoman kesehatan tentang penanganan wabah virus corona.

Sebanyak 239 ilmuwan dari 32 negara telah mengirim surat kepada badan PBB tersebut terkait ancaman penularan virus corona melalui udara. Mereka menguraikan bukti partikel virus yang melayang dapat menginfeksi orang yang menghirupnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq