Fadli Zon Puji Jokowi soal Wacana Jabatan Presiden 3 Periode: Sangat Bijak dan Menenangkan

Felldy Utama ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 17:50 WIB
Fadli Zon Puji Jokowi soal Wacana Jabatan Presiden 3 Periode: Sangat Bijak dan Menenangkan

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Partai Gerindra memuji pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal wacana tiga periode yang berkembang belakangan ini. Jokowi menyatakan wacana tiga periode yang sedang bergulir saat ini tak ubah menampar mukanya.

Pujian itu disampaikan langsung Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon. Padahal pada periode pertama pemerintahan Jokowi, Fadli Zon kerap mengkritik Jokowi.

"Saya kira itu suatu pernyataan yang menenangkan dan sangat bijak dari beliau. Saya sangat menghargai," katanya, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

BACA JUGA:

PKS Salut Sikap Tegas Jokowi soal Wacana Jabatan Presiden 3 Periode

Jokowi: Yang Usul Presiden 3 Periode Ingin Menampar Muka Saya

Menurut Fadli, apabila mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mengeluarkan pernyataan yang tegas dan keras, maka bukan tidak mungkin isu itu akan terus berkembang dan sangat liar. Dia menyebut, isu tersebut berbahaya bagi demokrasi.

Di samping itu, Fadli juga meyakini wacana penambahan masa jabatan presiden bukan datang dari Jokowi. Hal itu terlihat dari pernyataan Jokowi yang merasa terpojokkan atas adanya isu tersebut.

"Jadi dengan adanya pernyataan beliau yang menolak itu, artinya ini adalah closing lah dari diskursus wacana presiden tiga periode. Saya sangat hormati apa yang disampaikan Pak Jokowi," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo merespons wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Isu ini terus bergulir seiring rencana amendemen terbatas UUD 1945.

Menurut Jokowi, pihak-pihak yang mengusulkan amendemen UUD 1945 dengan mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode hanya ingin mencari muka.

"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. (Mereka yang usul) itu, satu ingin menampar muka saya. Kedua ingin mencari muka, ketiga ingin menjerumuskan, itu saja," kata Presiden Jokowi dalam diskusi dengan wartawan Istana Kepresidenan di Istana Merdeka Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.


Editor : Djibril Muhammad