Fahri Hamzah soal Deddy Mizwar: Dia Guru Kami, Tak Akan di Dewan Pembina

Antara ยท Minggu, 10 November 2019 - 20:40 WIB
Fahri Hamzah soal Deddy Mizwar: Dia Guru Kami, Tak Akan di Dewan Pembina

Fahri Hamzah. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia memastikan bergabung dengan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah.

Menurut Fahri, bergabungnya Deddy Mizwar merupakan sebuah keberkahan. Sosok Deddy Mizwar adalah guru bagi Partai Gelora Indonesia.

"Deddy Mizwar itu guru kami sebenarnya. Jadi kalau ada yang bilang dia direkrut, itu salah. Dia guru kami," katanya saat menjelaskan Partai Gelora Indonesia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/11/2019)

BACA JUGA:

Anis Matta Bakal Jadi Ketum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah Waketum

Pindah ke Partai Gelora, Deddy Mizwar Serahkan Surat Pengunduran Diri ke SBY

Fahri Hamzah Bakal Dirikan Partai Gelora, PKS Mengaku Tak Terlalu Penting

Fahri mengakui Deddy Mizwar akan ikut dalam Partai Gelora Indonesia. Menurut mantan politikus PKS itu, Deddy Mizwar ingin bekerja membesarkan Partai Gelora Indonesia.

"Beliau bilang kepingin kerja. Beliau bilang tidak mau keberadaannya sekadar simbolik di partai," kata Fahri.

Fahri memastikan Deddy tidak akan menjadi semacam Dewan Pembina di Partai Gelora Indonesia. Dia menyiratkan hal itu termasuk jabatan simbolik.

"Dia kan orang seni, content creator, sutradara, tentu banyak tempat buat dia. Enggak (Dewan Pembina), beliau bilang mau kerja, enggak mau simbolik, ya sudah nanti kita lihat," ujarnya.

Fahri mengatakan, Deddy Mizwar yang juga merupakan mantan kader Demokrat, banyak memberikan inspirasi kepada Partai Gelora Indonesia melalui gagasan dan pemikiran maupun produk film yang digeluti aktor kawakan itu. "Produk beliau di layar kaca, di layar lebar, luar biasa bagi kami, kami banyak belajar," ujar Fahri.


Editor : Djibril Muhammad