Gerindra Minta Rencana Sertifikat Tanah Elektronik Dibatalkan, Ini Alasannya

Komaruddin Bagja Arjawinangun ยท Kamis, 18 Februari 2021 - 14:14:00 WIB
Gerindra Minta Rencana Sertifikat Tanah Elektronik Dibatalkan, Ini Alasannya
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mendesak pemerintah membatalkan rencana sertifikat tanah elektronik yang sedang disiapkan Kementrian ATR/BPN melalui Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2021. Rencana itu perlu dipikirkan matang untuk menghindari berbagai persoalan.

"Sebagai sebuah gagasan (sertifikat tanah elektronik) adalah hal yang menarik. Namun perlu dipikirkan kembali dalam penerapannya karena berpotensi menghadirkan kesemerawutan sosial mengingat sertifikat tanah merupakan alat bukti dan pengakuan negara terhadap hak atas tanah khususnya bagi masyarakat," ujar Ahmad Muzani, Kamis (18/2/2021).

Dia memberikan sejumlah catatan mengenai perlunya penundaan pemberlakuan sertifikat tanah elektronik. Alasan itu antara lain bentuk pengaturan dalam peraturan menteri tidak memiliki dasar hukum kokoh.

"Selain itu apakah pendataan tanah yang dilakukan Kementrian ATR/ BPN sudah lengkap, valid dan terintegrasi. Masih terlalu sering negara (dalam hal ini BPN) ‘kalah’ dalam perkara sengketa tanah di Pengadilan karena Sertifikat yang dikeluarkan BPN dibatalkan," ucapnya.

Dia melanjutkan, adanya ketidaksesuaian judul bagian penerbitan sertifikat tanah elektronik atas tanah yang sudah terdaftar termuat dalam bagian kedua. Menurutnya yang seharusnya tertulis ‘Bagian Ketiga’ tentang penggantian sertifikat menjadi sertifikat elektronik untuk tanah yang sudah terdaftar (sesuai bunyi bagian kesatu pasal 6 ayat b).

Editor : Zen Teguh

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: