Gerkindo dan HAPPI Sebarkan Virus Sadar Wisata

Irfan Ma'ruf ยท Sabtu, 14 Desember 2019 - 20:26 WIB
Gerkindo dan HAPPI Sebarkan Virus Sadar Wisata

Ketua Umum Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo) Yerry Tawaluja. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Organisasi sayap Partai Perindo, Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo) kini fokus menyebarkan virus sadar wisata kepada masyarakat. Gerkindo meyakini pariwisata akan menjadi sektor yang memimpin penerimaan devisa negara.

Guna menyebarkan virus tersebut, Gerkindo bekerja sama dengan Himpunan Akademisi dan Praktisi Pariwisata Indonesia (HAPPI). Dua Organisasi tersebut bahkan untuk kali kedua menggelar Training of Trainers Sadar Wisata di Aulua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Ketua Umum Gerkindo Yerry Tawalujan mengatakan, pelatihan untuk para relawan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pariwisata Indonesia. "Pariwisata itu menjadi leading sector bagi pembangunan ekonomi penghasil terbesar devisa negara. Untuk itu dari Perindo dan HAPPI kami ingin membantu program pemerintah dengan mempersiapkan masyarakat supaya sadar wisata," katanya.

Pada pelatihan pertama ada 300 peserta. Pada sesi ke kedua ini dihadiri 400 peserta. Yerry mengatakan, dalam waktu tiga bulan ke depan akan ada 1.000 relawan sadar wisata yang telah diberdayakan untuk menularkan virus sadar wisata kepada masyarakat lainnya.

"Sekarang baru dilakukan di Jakarta saja tetapi nanti akan ke-5 destinasi super prioritas itu baik di Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Kupang, Sulawesi Utara. Harapannya akan ada sekitar 5.000 relawan sadar wisata yang menjadi penyuluh menggerakkan seluruh rakyat supaya bisa sadar wisata," tuturnya.

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wisnu Bawa Tarunajaya. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)
Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wisnu Bawa Tarunajaya. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan, para relawan dibekali pemahaman mendasar mengenai pariwisata. "Bagaimana masyarakat harus punya mindset karakter yang dimiliki untuk mengembangkan pariwisata yang ada di daerah," ujarnya.

Sejumlah hal yang harus diketahui dalam membentuk mindset tersebut yakni pemahaman apa itu pariwisata, keuntungan pariwisata, dampak positif bagi masyarakat. "Dampak dari pariwisata itu buat masyarakat apa, itu yang mereka harus pahami. Mereka memposisikan dirinya dengan memiliki karakter atau mindset," ucapnya.

Wisnu menuturkan, para relawan juga memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan pengalaman layaknya dosen sekolah vokasi pariwisata. Namun, hal itu tidak terlalu ditekankan asalkan mampu menyampaikan informasi dengan benar kepada masyarakat.

"Publik speaking itu paling tidak mereka harus mampu menjelaskan saja tidak harus memahami semua publik. Paling tidak mereka tahu pemahaman dasar pariwisata," katanya.


Editor : Djibril Muhammad