Hari Ini, Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus Megakorupsi Jiwasraya

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 09:14 WIB
Hari Ini, Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus Megakorupsi Jiwasraya

Gedung Kejaksaan Agung RI di Jakarta (ilustrasi). (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Proses pengusutan kasus megakorupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terus bergulir. Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini kembali berencana memeriksa saksi dalam perkara rasuah di perusahaan pelat merah itu.

“Kemudian kegiatan besok masih ada pemeriksaan, jadi kami sedang perdalam besok ada sekitar empat orang,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, di Jakarta, tadi malam.

Namun, Febrie tidak menjelaskan lebih perinci tentang empat orang yang akan diperiksa itu. “Saya belum tahu pasti, nanti ditanya teman-teman penyidik,” ujarnya.

Pemeriksaan kasus Jiwasraya mulai dilakukan sejak 17 Desember 2019. Hingga Selasa (14/1/2020) kemarin, sebanyak 42 orang telah diperiksa. Lima orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Kelima orang itu adalah mantan kepala Divisi Investasi Jiwasraya, Syahmirwan; eks Direktur Utama (Dirut) Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo; Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro, dan; Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral, Heru Hidayat.

Kejagung menduga adanya dugaan praktik tindak pidana korupsi yang menyebabkan Jiwasraya mengalami kerugian Rp13,7 triliun. Penanganan kasus itu kemudian ditindaklanjuti oleh Kejagung dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT–33/F.2/Fd.2/12/2019 pada 17 Desember 2019.

Editor : Ahmad Islamy Jamil