Hari Pertama Tilang Elektronik Sepeda Motor, 167 Pengendara Terekam Melanggar

Wildan Catra Mulia ยท Minggu, 02 Februari 2020 - 16:54 WIB
Hari Pertama Tilang Elektronik Sepeda Motor, 167 Pengendara Terekam Melanggar

Kamera tilang elektronik untuk pengendara sepeda motor. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 167 pengendara sepeda motor tercatat melanggar peraturan lalu lintas pada hari pertama penerapan sistem tilang elektronik atau Elekctronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Sabut, 1 Februari 2020. Jumlah tersebut paling banyak terjadi di jalur busway.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AJBP Fahri Siregar mengatakan, dari total 167 pengendara, sebanyak 88 orang yang melanggar melintasi jalur Transjakarta.

"Jumlah pelanggaran sepeda motor yang tercapture kamera ETLE sejumlah 167 pelanggaran. Jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi yaitu pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway sejumlah 88 pelanggaran," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (2/1/2020).

Fahri mengungkapkan, para pengedara sepeda motor yang melanggar jalur busway terlihat di jalur Duren Tiga, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Pihaknya juga menemukan sepeda motor yang tak menggunakan pelindung kepala.

"Pelanggaran sepeda motor yang paling banyak terjadi berada jalur busway di halte duren tiga koridor 6 TransJakarta dengan jumlah pelanggaran sejumlah 57 pelanggaran terdiri dari 55 pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway dan dua pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm," tuturnya.

Kendati demikian, polisi belum menilang para pelanggar. Penilangan terhadap para pengendara motor yang melanggar baru diberlakukan pada 3 Februari 2020 besok.

Seperti diketahui, pada tahap awal penerapan sistem, Kamera ETLE untuk pengendara motor akan dipasang di dua titik. Yakni, spanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin dan Jalur Transjakarta koridor 6, Ragunan-Monas tepatnya depan Kantor Imigrasi, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

Ada empat jenis pelanggaran yang bisa tertangkap kamera ETLE yakni penggunaan ponsel, penggunaan helm, menerobos traffic light, dan melanggar marka jalan.


Editor : Djibril Muhammad