Hidayat Nur Wahid Sebut Politikus Antikritik Termasuk Genderuwo Juga

Aditya Pratama ยท Sabtu, 10 November 2018 - 07:34 WIB
Hidayat Nur Wahid Sebut Politikus Antikritik Termasuk Genderuwo Juga

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Polemik pernyataan Calon Presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) mengenai politikus genderuwo terus bergulir. Pernyataan Jokowi itu dinilai wajar dalam rangka menciptakan suasana tenang.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid mengatakan, dalam berpolitik memang jangan menyebarkan ketakutan yang bisa menciptakan suasana tidak kondusif.

"Pesannya, kita bisa menangkap berpolitik itu jangan mengandaikan genderuwo, menakutkan. Peringatan ini berlaku untuk semuanya," ujar Hidayat kepada iNews.id di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, pemimpin yang hanya pandai berjanji tetapi tidak mampu merealisasikannya juga termasuk politikus yang menakut-nakuti. Gaya politikus seperti itu dinilai sangat merugikan alam demokrasi.

BACA JUGA:

Jokowi Sindir Politikus Genderuwo yang Menakut-nakuti Masyarakat

Sambil Tertawa Dahnil Anzar Minta Jokowi Jelaskan Bentuk Genderuwo

"Orang takut akhirnya dengan demokrasi, ah paling nanti pemilihan gitu-gitu saja, hanya memberikan janji tapi enggak pernah dilaksanakan. Itu genderuwo juga," ucapnya.

Selain itu, orang yang antikritik juga bisa dikatakan politikus genderuwo. Apalagi, Kata Wakil Ketua MPR ini, ada yang membully orang yang mengkritik. "Bahkan Pak Sudjiwo Tejo saja ketakutan untuk memberikan kritik," katanya.

Jokowi melontarkan pernyataan politik Genderuwo saat berpidato pembagian sertifikat tanah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat, (9/11/2018).


Editor : Kurnia Illahi