Hormat Achmad Yurianto untuk Pekerja Lab yang Bekerja 24 Jam Nonstop

Rizki Maulana ยท Selasa, 26 Mei 2020 - 05:05 WIB
Hormat Achmad Yurianto untuk Pekerja Lab yang Bekerja 24 Jam Nonstop

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya untuk para tenaga medis dan pekerja laboratorium yang bekerja penuh dedikasi di masa pandemi Covid-19. Mereka berjuang tanpa lelah agar wabah ini dapat segera tertangani.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menuturkan, beberapa hari lalu dirinya mengunjungi Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Di sana para tenaga kesehatan, mulai dokter, perawat, dan staf bekerja keras melaksanakan tugasnya.

Hal sama ditemui ketika dirinya mengunjungi Balai Besar Tekonologi Kesehatan Lingkungan di Jakarta. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ini hadir dan menyaksikan bagaimana para ahli teknologi laboratorium medik bekerja secara bergiliran selama 24 jam tanpa henti.

"Kami hormat dan berterima kasih atas dedikasi rekan-rekan sekalian dari Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia, Patelki, karena Anda memiliki peran yang luar biasa di dalam kaitan dengan penanganan Covid-19 ini,” kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (25/5/2020).

Yuri menuturkan, para pekerja lab tersebut penuh dedikasi dengan bekerja selama 24 jam nonstop dengan sistem shift. Mereka memulai bekerja pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB, dan seterusnya dilanjutkan oleh shif berikutnya.

Menurut dia, tugas ini tentu harus diapresiasi karena diyakini mereka pekerja yang profesional, tidak mengenal hari libur, dan terus melayani semuanya.

Selama menjalankan tugasnya itu pula, para ahli tersebut harus menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap karena berhadapan langsung dengan virus. Selama itu pula mereka menahan tidak makan, minum dan ke kamar mandi.

"Oleh karena itu saudara mari kita betul-betul mampu mengubah diri, menjaga diri agar kasus tidak semakin banyak," ucapnya.

Yuri mengungkapkan, secara nasional kasus terkonfirmasi positif pada Senin pukul 12.00 WIB terjadi penambahan 479 orang sehingga total menjadi 22.270. Kasus sembuh bertambah 240 sehingga total menjadi 5.642. Sementara kasus kematian bertambah 19 sehingga keseluruhan menjadi 1.372 orang.

Editor : Zen Teguh