HUT LPPOM MUI, Menag Singgung Tantangan Penyelenggaraan Produk Halal

Felldy Utama ยท Rabu, 16 Januari 2019 - 14:18 WIB
HUT LPPOM MUI, Menag Singgung Tantangan Penyelenggaraan Produk Halal

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menghadiri acara peringatan HUT ke-30 LPPOM MUI di Balai Sarbini, Jakarta, Rabu (16/1/2019). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Tantangan atas penyelenggaraan produk halal yang dihadapi ke depan tidak ringan. Maka itu perlu ada sinergi dan kerja sama yang erat bagi semua pihak untuk menyelenggarakan produk halal di Indonesia.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, kerja sama itu diperlukan untuk meningkatkan daya saing produk halal tersebut. Kerja sama melibatkan, badan penyelenggara jaminan produk halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), kementerian, lembaga dan seluruh stakeholder.

"Kita sekarang hidup di era globalisasi dengan pasar bebas. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) bersama seluruh stakeholder, para pemangku kepentingan terkait terus berupaya melakukan penyempurnaan proses jaminan produk halal," ujar Lukman dalam sambutannya di acara HUT ke-30 LPPOM MUI, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

BACA JUGA:

Rayakan Milad 30 Tahun, LPPOM MUI Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Menteri Agama: Jaminan Produk Halal Instrumen Penting Konsumen Muslim

Dia menuturkan, menjadi kewajiban semua pihak untuk terus menyempurnakan layanan jaminan produk halal, transparansi penyelenggaraan, prosedur sertifikasi yang sistemastis, standar halal yang baik diakui nasional maupun internasional. Selain itu penyempurnaan komunikasi yang baik dengan semua pihak untuk menjadikan kewajiban halal di Indonesia memiliki nilai tambah bagi terciptanya daya saing produk itu sendiri.

Dia menuturkan, besarnya pasar halal Indonesia harus direspons sebagai peluang bisnis yang mampu memberikan keuntungan. Dia mengingatkan, jika peluang ini tidak diambil para pelaku usaha, maka produsen asing telah siap menggantikan.

"Ini adalah saat yang tepat bagi pelaku usaha di Indonesia dan kawasan internasional untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi