Inggris Tinggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober

Nathania Riris Michico ยท Senin, 21 Oktober 2019 - 08:45 WIB
Inggris Tinggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober

Seorang lelaki meletakkan plakat di luar Gedung Parlemen, setelah parlemen membahas Brexit pada Sabtu untuk pertama kalinya sejak Perang Falklands 1982, di London, Inggris, 19 Oktober 2019. (Foto: Reuters / Henry Nicholls)

LONDON, iNews.id - Brexit tetap akan terjadi pada 31 Oktober, meskipun anggota parlemen memaksa Perdana Menteri Boris Johnson untuk mengirim surat ke Uni Eropa pada Sabtu (19/10/2019). Pengiriman surat tersebut terkait dengan permintaan penundaan.

Informasi itu disampaikan Menteri Pemerintah Inggris Michael Gove, Minggu (20/10/2019).

"Kami akan pergi pada 31 Oktober, kami memiliki sarana dan kemampuan untuk melakukannya," kata Gove, menteri yang bertanggung jawab atas tidak ada persiapan persiapan Brexit, kepada Sky News, Senin (21/10/2019).

"Surat itu dikirim karena parlemen mengharuskannya untuk dikirim, tetapi parlemen tidak dapat mengubah pikiran perdana menteri, parlemen tidak dapat mengubah kebijakan atau tekad pemerintah," katanya, seperti dilaporkan Reuters.

Sebelumnya, Anggota parlemen Inggris memberi pukulan telak di menit-menit terakhir pada Sabtu (19/10/2019), dengan menyetujui amandemen yang menunda Brexit sampai undang-undang terkait penarikan diri negara itu dari Uni Eropa disahkan.

Anggota parlemen memutuskan dengan 322 suara untuk mendukung langkah yang diajukan oleh mantan menteri kabinet Oliver Letwin, yakni menunda keputusan apakah akan mendukung kesepakatan Brexit; dan secara efektif memaksa Boris Johnson meminta perpanjangan ketiga kalinya keluar dari Uni Eropa.

Editor : Nathania Riris Michico