Ini 3 Nomenklatur Baru Kabinet Indonesia Maju, Kemana Dikti?

Dita Angga, Koran SINDO, Ilma De Sabrini ยท Rabu, 23 Oktober 2019 - 10:20 WIB
Ini 3 Nomenklatur Baru Kabinet Indonesia Maju, Kemana Dikti?

Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin mengumumkan susunan kabinet di tangga Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (Foto: Antara/Wahyu Putro).

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengumumkan nama-nama menteri yang mengisi Kabinet Indonesia Maju. Dibanding periode pertama, terdapat sejumlah perubahan nomenklatur.

Setidaknya terdapat tiga perubahan. Pertama, Menteri Koordinator Maritim kini menjadi Menteri Koordinator Maritim dan Investasi. Jabatan ini tetap dipegang Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut dipercaya untuk terus mengawal visi poros maritim dunia sekaligus menarik investasi.

"Saya kira terobosan- terobosan dalam rangka Indonesia sebagai poros martiim dunia, menangani hambatan investasi dan merealisasi komitmen-komitmen investasi besar itu berada di tangan beliau," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019) .

Nomenklatur kedua yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pada Kabinet Kerja periode lalu, Kementerian Pariwisata berdiri terpisah dengan Badan Ekonomi Kreatif. Tugas Kemenparekraf dipercayakan kepada Whisnutama.

"Urusan pariwisata, 10 destinasi baru dan ekonomi kreatif ada di wilayahnya beliau," kata Jokowi.

BACA JUGA: Ini Susunan Kabinet Indonesia Maju

Nomenklatur ketiga yakni Kementerian Riset Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional. Kementerian ini dipegang oleh Bambang PS Brodjonegoro yang pada periode lalu mengemban jabatan Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Dengan pembentukan Kementerian Riset Teknologi ini, bidang “Pendidikan Tinggi”menjadi tidak ada lagi. Belum diketahui apakah pos Dikti akan masuk kembali ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan , ataukah ada lembaga baru.

Sekadar diketahui, sebelum bidang pendidikan tinggi masuk menjadi kementerian tersendiri pada Kabinet Kerja, pos ini sebelum-sebelumnya masuk dalam Kemendikbud.

Pada Kabinet Indonesia Maju, Mendikbud dijabat mantan bos Gojek Nadiem Anwar Makarim. Nadiem diminta Jokowi untuk membuat terobosan signifikan dalam pemgembangan SDM.

"Menyiapkan SDM yang siap kerja. Dan berusaha men-link and macth-kan pendidikan dan industri," kata dia.


Editor : Zen Teguh