Ini Jurus Bima Arya Tangani Corona, Simak Ngobrol Bareng Gus Miftah Pukul 21.00 WIB Ini

Tim iNews · Jumat, 09 April 2021 - 18:19:00 WIB
Ini Jurus Bima Arya Tangani Corona, Simak Ngobrol Bareng Gus Miftah Pukul 21.00 WIB Ini
Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkap strategi penanganan pandemi dalam program Ngobrol Bareng Gus Miftah di iNews, Jumat (9/4/2021). (Foto: MNC Media).

JAKARTA, iNews.id - Setahun lebih berlalu, namun drama panjang pandemi Covid-19 belum juga usai. Meski begitu, kehidupan perekonomian dan kegiatan masyarakat kembali berangsur pulih. 

Gencarnya pelaksanaan vaksinasi tampaknya mulai terbukti menjadi angin segar untuk mengembalikan kondisi  berangsur-angsur seperti sediakala. Hal ini mendulang optimisme meski ikhtiar penanganan harus terus berjalan. 

Jumlah pasien positif mulai menurun, baik di Jakarta, maupun di kota-kota lainnya, salah satunya kota Bogor, Jawa Barat. “Covid di Bogor relatif terkendali, puncaknya 6 Februari lalu 187 kasus per hari sekarang rata2 di bawah 50,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya dalam Ngobrol Bareng Gus Miftah.  

Terkenal memiliki gaya yang unik dalam penerapan protokol kesehatan di kotanya, Bima Arya kerap membuat terobosan seperti penerapan ganjil genap bagi kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat, hingga mendirikan rumah sakit lapangan untuk menampung para pasien Covid-19. “6 Februari puncak paling tinggi, sempet agak ketar ketir karena rumah sakit penuh semua tapi kemudian kita tambah ruangan isolasi di rumah sakit dengan mendirikan rumah sakit lapangan”.

Terkait eksepsi HRS (Habib Rizieq Shihab) yang menuding Walikota Bogor Bima Arya yang menimbulkan kehebohan terkait kondisi kesehatannya saat dirawat di RS Ummi, orang nomor 1 di Kota Hujan ini pun angkat bicara. 

Merespons hal itu, Bima Arya mengutarakan penyebab dari permasalahan tersebut, “Kalau kemudian langsung heboh ribut dan sebagainya, ini menurut saya karena saat itu rumah sakit tidak kooperatif. Tidak ada urusan personal, tidak ada urusan politik, tidak ada urusan kepentingan apapun ini murni penegakan protokol kesehatan”.

Editor : Zen Teguh

Halaman : 1 2