Ini Rangkaian Kegiatan Jokowi di Jateng, Pertama Pantau Posko Penanganan Covid-19

Antara ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 09:43 WIB
Ini Rangkaian Kegiatan Jokowi di Jateng, Pertama Pantau Posko Penanganan Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat turun dari pesawat kepresidenan. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Jawa Tengah (Jateng), Selasa (30/6/2020). Jokowi berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Pedanakusuma, Jakarta Timur menggunakan pesawat kepresidenan.

Dalam kunjungan tersebut Jokowi didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selain itu, ikut mendampingi Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Staf Khusus Presiden Arif Budimanta serta Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Sesuai jadwal yang diterima dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, tiba di Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, Jokowi langsung menuju posko penanganan dan penanggulangan wabah virus corona (Covid-19) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Jokowi memberikan sejumlah arahan melalui video konferensi untuk penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Tengah. Usai memberikan arahan, Jokowi melanjutkan kunjungan ke Kawasan Industri Terpadu Batang untuk melihat pemaparan terkait relokasi investasi asing di Indonesia.

Jokowi kemudian melanjutkan kunjungannya meninjau proyek padat karya di Kabupaten Batang. Pada kesempatan itu Jokowi dipandu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Dari lokasi tersebut, Jokowi beserta rombongan meninjau pabrik furnitur berorientasi ekspor di Kabupaten Demak. Selanjutnya, Jokowi menuju Bandara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang dan landas menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Editor : Kurnia Illahi