Istana Minta Menteri, Wakil Menteri dan Stafsus Presiden Serahkan LHKPN Januari 2020

Antara ยท Kamis, 05 Desember 2019 - 19:10 WIB
Istana Minta Menteri, Wakil Menteri dan Stafsus Presiden Serahkan LHKPN Januari 2020

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri, wakil menteri dan staf khusus (stafsus) Presiden segera menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Presiden memberikan batas waktu hingga Januasi 2020.

Instruksi tersebut disampaikan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/12/2019). "Harus segera, semuanya saya lihat berjanji Januari selesai, karena perlu sebulan lah," katanya.

Pelaporan LHKPN terlihat sederhana namun dengan pendataan objek yang lebih detail. Fadjroel mengatakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno telah meminta semua pejabat tersebut menyelesaikan LHKPN.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menanti LHKPN dari sejumlah pejabat termasuk wakil menteri serta Staf Khusus Presiden dalam Kabinet Indonesia Maju yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Hingga 3 Desember 2019, masih ada enam menteri dan empat wakil menteri yang belum menyerahkan LHKPN.

Penyampaian LHKPN untuk penyelenggara negara itu masih dapat dilakukan hingga 20 Januari 2020, yaitu maksimal 3 bulan setelah menjabat sebagai penyelenggara negara.

KPK dapat memberi asistensi jika menteri, wakil menteri, maupun staf khusus presiden mengalami kendala soal penyampaian LHKPN melalui "call center" 198.

Editor : Djibril Muhammad