Jenderal TNI Andika Perkasa Terima Laporan Pemeriksaan Kelaikan 39 Helikopter Skadron-11 Serbu

Riezky Maulana ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 18:49 WIB
Jenderal TNI Andika Perkasa Terima Laporan Pemeriksaan Kelaikan 39 Helikopter Skadron-11 Serbu

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. (Foto: Mabesad).

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama jajaran petinggi TNI AD menerima laporan dari Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat dan Kepala Dinas Kelaikan Angkatan Darat. Laporan tersebut terkait hasil pemeriksaaan kelaikan 39 unit Helikopter Skadron-11/Serbu Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Kepala Dislaikad Brigjen TNI P. Gunung Sarasmoro dalam laporannya menyampaikan, sejumlah tahapan telah dilaksanakan dalam rangka pemeriksaan kelaikan. Mulai dari kecocokan dokumen hingga uji terbang.

"Tahapan yang dilakukan, verifikasi dokumen, conformity atau pencocokan data lalu dilaksanakan uji terbang yang hasilnya akan dituangkan dalam checklist yang telah disusun berdasarkan flight manual dan maintenance manual yang dikeluarkan oleh pabrik,” ujar Sarasmoro dikutip Sabtu (1/8/2020) dari video yang diunggah melalui akun Youtube TNI AD.

Pada kesempatan yang sama, Danpuspenerbad Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso juga melaporkan telah mengetahui sejumlah masalah. Menurutnya, faktor yang menjadi kendala di Puspenerbad, yaitu faktor manusia, misi, media dan faktor manajemen.

"Kami berterima kasih dengan Dislaikad karena hasil pemeriksaan ini membuat kami mengetahui apa saja masalah yang ada pada helikopter,” ucapnya.

Menanggapi laporan tersebut, KSAD Jenderal TNI  Andika Perkasa meminta agar segera melapor jika uji kelaikan membutuhkan teknisi khusus. Langkah ini dinilai penting karena menyangkut nyawa dan keselamatan banyak orang.

"Saya ingin Dinas Kelaikan AD lakukan pemeriksaan untuk seluruh helikopter milik TNI AD dan menggandeng orang yang ahli di bidang ini. Kalau memang perlu ada insentif untuk teknisi segera laporkan. Segera lakukan, ini menjadi prioritas karena berkaitan dengan keselamatan,” katanya.

Editor : Kurnia Illahi