Jokowi Kuasai Hampir Semua Wilayah, Prabowo Unggul di Sumatera

Aditya Pratama · Jumat, 11 Januari 2019 - 16:56 WIB
Jokowi Kuasai Hampir Semua Wilayah, Prabowo Unggul di Sumatera

Capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Gedung KPU beberapa waktu lalu. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id – Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di hampir seluruh wilayah pemilihan. Berdasarkan survei lembaga Alvara Research Center, tinggal Sumatera yang belum dimenangkan.

CEO dan Founder Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, berdasarkan area elektabilitas Jokowi-Ma’ruf unggul di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

”Di Jawa, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 59,9 persen dan Prabowo-Sandi 27,5 persen. Belum memutuskan (undecided voters) 12, 1 persen,” ujar Hasanuddin dalam paparan survei nasional di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

BACA JUGA: Jokowi Akan Bangun 40 Unit Rusunawa Baru di Jatim

Di Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra) pasangan nomor urut 01 ini juga jauh mengungguli rivalnya. Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 60,6 persen, sementara Prabowo-Sandi 30,3 persen. Pemilih belum memutuskan 9,1 persen.

Jokowi-Ma’ruf yang didukung Koalisi Indonesia Kerja juga menguasai Kalimantan dengan 51,4 persen. Mereka meninggalkan Prabowo-Sandi yang menguntit dengan 45,8 persen dengan pemilih belum memutuskan 2,8 persen.

”Di Sumatera, elektabilitas Prabowo-Sandi 49,8 persen. Adapun Jokowi-Ma’ruf 41,3 persen. Pemilih belum memutuskan 8,9 persen,” ujarnya.

Secara keseluruhan, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 54,3 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 35,1 persen. Dibandingkan survei Oktober 2018, elektabilitas keduanya naik. Pasangan calon nomor urut 01 naik 0,2 persen dan pasangan calon nomor urut 02 naik 1,2 persen.

Survei Alvara Research Center dilakukan pada 11-24 Desember 2018. Riset ini menggunakan multistage random sampling dengan wawancara terhadap 1.200 responden yang berusia 17 tahun ke atas. Sampel diambil dari seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error sebesar 2,88 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

 


Editor : Zen Teguh