Kader PDIP Jadi Menteri Jokowi, Ini Bocoran dari Hasto

Aditya Pratama ยท Minggu, 20 Oktober 2019 - 21:16 WIB
Kader PDIP Jadi Menteri Jokowi, Ini Bocoran dari Hasto

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Tugu Proklamasi, Jakarta, Minggu (20/10/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memperkenalkan para menteri Kabinet Kerja II pada Senin (21/10/2019) pagi besok. Sejumlah wajah lama dipastikan tetap bertahan. Kendati demikian, Jokowi enggan membocorkan.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambut baik rencana Jokowi mengumumkan para calon menterinya itu. Sebagai salah satu partai pengusung, PDIP memastikan bakal mendapat pos menteri.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan, ada beberapa kader yang akan menduduki kursi kabinet di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Siapa?

"Ya ada (anggota) Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (masuk kabinet)," ujar Hasto di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). Sayangnya, Hasto juga enggan membocorkan nama. Yang jelas, calon menteri itu bukan dirinya.

"Kita hormati Pak Jokowi, inisialnya bukan HK (Hasto Kristiyanto), bukan HK, saya di partai saja," kata dia. Hasto meminta agar publik menunggu pada besok pagi. "Sabar, sabar, namanya hak prerogatif presiden," kata dia.

Pada Kabinet Kerja pertama, PDIP mendapat jatah empat menteri. Mereka yakni Menko PMK Puan Maharani, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna H Laoly serta Menteri Koperasi dan UKM AA Gede Ngurah Puspayoga.

Pada Kongres V PDIP di Denpasar, Bali, 8 Agustus 2019, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terang-terangan tidak mau bila hanya diberi jatah empat menteri. Mengenai jumlah, Hasto lagi-lagi tak bersedia membocorkan.

Dia hanya menegaskan bahwa seorang menteri bertugas untuk membantu presiden mewujudkan visi dan misi membangun negeri. Menteri bukan jabatan untuk batu loncatan pada Pilpres 2024.

“Baru jadi calon menteri sudah pengen menjadi calon (presiden) 2024, kalau yang seperti ini kita kompak bilang Pak Jokowi tidak usah dimasukkan,” kata dia.

Editor : Zen Teguh