Kasus Djoko Tjandra, Ombudsman Turun Tangan

Riezky Maulana ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 15:40 WIB
Kasus Djoko Tjandra, Ombudsman Turun Tangan

Buron kasus korupsi cessie Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra. (Foto: ABC/Kinnibiz).

JAKARTA, iNews.id - Laporan yang diajukan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terhadap beberapa pihak yang diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam pembuatan KTP elektronik (e-KTP) buronan kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra telah diterima Ombudsman. Ombudsman pun telah turun tangan dengan melakukan investigasi atas masalah tersebut.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan telah menerima bukti laporan MAKI yang tertuang dalam surat dengan nomor 669/PV.01/4735.2020/VII/2020.

"Dengan hormat, Ombudsman Pusat telah menerima laporan Saudara mengenai atas tidak dilakukannya pencekalan kembali an Joko S Tjandra oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM berdasarkan surat NCB Interpol Indonesia tanggal 5 Mei 2020," tulis Ombudsman dalam surat tersebut.

"Maka sesuai keputusan pleno tanggal 13 Juli 2020 Ombudsman menindaklanjuti laporan saudara dengan skema pemeriksaan inisiatif," lanjut kutipan surat tersebut.

Boyamin mengapresiasi tanggapan dari Ombudsman. Dia berharap kasus Djoko Tjandra bisa segera diselesaikan.

"Memberikan apresiasi kepada Ombusdman yang telah melakukan tindakan investigasi atas prakarsa sendiri," ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh iNews.id, Sabtu (25/7/2020).

Selanjutnya, kata Boyamin, MAKI akan terus menunggu perkembangan daripada investigasi tersebut. Dia pun berharap, dengan telah ditindaklanjutinya pelaporan itu, dapat menjadi salah satu cara menyelesaikan sengkarut kasus Djoko Tjandra.

"MAKI akan menunggu proses di Ombusdman dan semoga mampu membongkar sengkarut Djoko Tjandra dengan hasil akhir membantu tertangkapnya Djoko Tjandra untuk menjalani hukuman penjara dua tahun sesuai putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung perkara koruspsi cesie bank Bali," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq