Kasus Mafia Bola, Polisi: Vigit Waluyo Beri Rp115 Juta ke Mbah Putih

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 07 Januari 2019 - 15:40 WIB
Kasus Mafia Bola, Polisi: Vigit Waluyo Beri Rp115 Juta ke Mbah Putih

Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono membeberkan peran Vigit Waluyo terkait kasus pengaturan skori liga Indonesia

JAKARTA, iNews.id - Satauan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola terus mendalami kasus pengaturan skor di liga sepak bola Indonesia yang telah menyeret empat tersangka. Kini muncul satu nama lagi yakni Vigit Waluyo yang diduga kuat sebagai otak di balik kasus pengaturan skor itu.

Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono membeberkan peran dari Vigit dalam kasus itu. Vigit diduga berperan memberikan dana ratusan juta kepada Dwi Irianto atau Mbah Putih dalam pertandingan PS Mojokerto.

"Untuk terlapor DI menerima aliran dana dari terlapor VW sebesar Rp115 juta dengan tujuan memenangkan PS Mojokerto untuk dari Liga 3 menjadi Liga 2," katanya di Polda Metro Jaya, Senin (7/1/2019).

BACA JUGA:

Satgas Anti-Mafia Bola: 278 Laporan Masuk, Didominasi Liga 2 dan 3

Kasus Mafia Bola, Polisi Sebut Dimungkinkan Ada Tersangka Lain

Bongkar Mafia Bola, Polisi Periksa Mantan Manajer Deltras Vigit Waluyo

Argo menjelaskan, saat ini Vigit Waluyo masih mendekam di balik jeruji besi Kejaksaan Negeri Sidorjo atas kasus korupsi PDAM. Atas dasar itulah, dia menambahkan, Vigit masih berstatus saksi.

Meski begitu, dia mengaku, dengan terungkapnya peran Vigit tak menutup kemungkinan statusnya akan berubah menjadi tersangka. Untuk penetapan tersangka terhadap Vigit, dia menambahkan, pihaknya harus melewati beberapa tahap mulai dari pemeriksaan saksi hingga gelar perkara.

"Nanti kalau (sudah) ada keterangan saksi, kita gelar perkara, kita naikan ke penyidikan, baru kita lakukan penetepan tersangka," ujar Argo.

Sejauh ini, Satgas Anti-Mafia Bola telah membuat Laporan Polisi tipe A untuk kasus pengaturan skor dengan terlapor VW dan DI. "Penyidik telah menerbitkan satu buah laporan polisi model A yang terlapornya adalah terlapor VW dengan terlapor DI," katanya.

Tim Mabes Polri telah memeriksa Vigit Waluyo, yang merupakan mantan manajer klub sepak bola Deltras Sidoarjo bernama Vigit Waluyo. "Tim Satgas mengirimkan tim untuk minta keterangan terhadap saudara Vigit yang sudah menyerahkan diri ke Kejaksaan Sidoarjo," kata Dedi di Mabes Polri, Rabu (2/1/2019).

Menurut dia, Vigit diminta keterangan lantaran banyak laporan yang masuk menyebutkan dirinya diduga sebagai dalang pengaturan skor sepak bola di Indonesia. "Kita minta waktu untuk periksa saudara Vigit. Vigit menyerahkan diri ke kejaksaan terkait perkara yang lain," ujarnya.

Diketahui Vigit terseret kasus korupsi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo (DTS). Vigit akhirnya dijebloskan Kejari ke Lapas Kelas 1A Sidoarjo.

Satgas Anti-Mafia Bola telah menangkap empat tersangka yakni Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari alias Tika, Tjan Lin Eng alias Johar dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih dalan kasus pengaturan skor.


Editor : Djibril Muhammad