Kasus PLTU Riau, 2 Direktur Bisnis Regional PT PLN Dipanggil KPK

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 16 Mei 2019 - 10:21 WIB
Kasus PLTU Riau, 2 Direktur Bisnis Regional PT PLN Dipanggil KPK

Ilustrasi, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta. (SINDOphoto).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua pejabat PT PLN. Keduanya, yaitu Direktur Bisnis Regional Sulawesi PT PLN Syamsul Huda dan Direktur Bisnis Regional Kalimantan PT PLN Machnizon.

Syamsul dan Machnizon diperiksa terkait kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Keduanya diperiksa untuk tersangka Dirut PT PLN nonaktif Sofyan Basir.

"Dijadwalkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan sebagai saksi," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Kamis (16/5/2019).

KPK berharap Syamsul dan Machnizon kooperatif terhadap proses hukum yang ditangani KPK. "Diharapkan para saksi dapat hadir dan memberikan keterangan yang sebenarnya," ucapnya.

BACA JUGA:

Menteri ESDM Tak Hadir Pemeriksaan, KPK Jadwalkan Pemanggilan Ulang

Kasus PLTU Riau-1, KPK Periksa Mantan Mensos dan Sejumlah Pejabat PLN

Dalam kasus ini KPK menduga Sofyan Basir membantu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan untuk memuluskan langkah pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo mendapatkan proyek PLTU Riau-1.

Sofyan juga diduga menunjuk Kotjo untuk mengerjakan mega proyek listrik tersebut. KPK menduga Sofyan menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah ENI Maulani Saragih serta Idrus Marham.


Editor : Kurnia Illahi