Kasus Suap Meikarta, KPK Periksa Presiden Direktur Lippo Cikarang

Ilma De Sabrini ยท Jumat, 09 November 2018 - 11:23 WIB
Kasus Suap Meikarta, KPK Periksa Presiden Direktur Lippo Cikarang

Ilustrasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Koran Sindo).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterkaitan Lippo Group dengan kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta. KPK hari ini memeriksa Presiden Direktur Lippo Cikarang, Toto Bartholomeus.

Selain Toto, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Asep Buchori, PNS Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Asep Buchori. Asep diperiksa dalam kasus yang sama.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SMN (Sahat MBJ Nahor) terkait Meikarta," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Sebelumnya, Febri Diansyah mengungkapkan, dari keterangan para saksi dan tersangka yang diperiksa, menguatkan adanya dugaan keterkaitan Lippo Grpoup dalam proyek Meikarta. Namun, seperti apa detailnya dia belum mengungkapkan.

"Dari rangkaian pemeriksaan KPK terhadap lebih dari 40 saksi dan tersangka, sejumlah keterangan terus menguat bahwa dugaan suap yang diberikan terkait kepentingan perizinan Meikarta sebagai proyek Lippo Group," ujar Febri, Kamis (8/11/2018).

BACA JUGA:

KPK Dalami Kontribusi Keuangan Lippo Group di Kasus Suap Meikarta

Bertemu Neneng, James Riady Ngaku Hanya Ucapkan Selamat Melahirkan

KPK sudah memeriksa CEO Lippo Group James Riady. KPK juga sudah menggeledah rumah bos Lippo Group itu.
Dalam kasus tersebut, KPK sudah memeriksa CEO Lippo Group James Riady. KPK juga sudah menggeledah rumah bos Lippo itu.

Usai pemeriksaan selama sembilan jam, James Riady mengakui pernah bertemu Bupati nonaktif Neneng Hasanah Yasin. Namun, James Riady membantah dalam pertemuan itu membahas proyek Meikarta.

Pengakuan yang sama juga disampaikan Neneng usai menjalani pemeriksaan di KPK. Neneng mengaku, pertemuannya dengan James Riady hanya membahas persoalan yang sifatnya umum.


Editor : Kurnia Illahi