Kasus Suap Wali Kota Medan, KPK Bakal Periksa Putra Menkumham Yasonna Laoly

Antara ยท Senin, 11 November 2019 - 11:43 WIB
Kasus Suap Wali Kota Medan, KPK Bakal Periksa Putra Menkumham Yasonna Laoly

Gedung KPK (ilustrasi). (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil Yamitema T Laoly. Putra dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, bakal diperiksa dalam penyidikan kasus suap terkait dengan proyek dan jabatan di lingkungan Pemkot Medan pada 2019.

Yamitema dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Isa Ansyari. “Hari ini KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur PT Kani Jaya Sentosa, Yamitema T Laoly, sebagai saksi dalam tindak pidana korupsi suap terkait dengan proyek dan jabatan pada pemerintah Kota Medan Tahun 2019,” ujar Pelaksana harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK, Chrystelina GS, di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Selain Yamitema, KPK juga memanggil istri Wali Kota Medan, Rita Maharani Dzulmi Eldin, sebagai saksi untuk tersangka Isa Ansyari. KPK pada 16 Oktober lalu telah menetapkan Wali Kota Medan nonaktif, Dzulmi Eldin, sebagai tersangka dugaan penerimaan suap bersama dua orang lainnya, yakni Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari dan Kepala Bagian Protokoler kota Medan Syamsul Fitri Siregar.

Dzulmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Medan bersama dengan Syamsul Fitri Siregar, Isa Ansyari, ajudan Wali Kota Medan Aidiel Putra Pratama, dan Sultan Sholahuddin pada hari Selasa (15/10). Dalam perkara ini, Dzulmi diduga menerima sejumlah uang dari Isa Ansyari.

Pertama, Isa memberikan uang tunai sebesar Rp20 juta setiap bulan pada periode Maret sampai dengan Juni 2019. Pada 18 September 2019, Isa juga memberikan uang senilai Rp50 juta kepada Dzulmi. Pemberian kedua terkait dengan perjalanan dinas Dzulmi ke Jepang yang juga membawa keluarganya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil