Polemik MNC Trijaya

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dinilai Menambah Beban Masyarakat

Wildan Catra Mulia ยท Sabtu, 02 November 2019 - 17:45 WIB
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dinilai Menambah Beban Masyarakat

BPJS Kesehatan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Koordinator BPJS Watch Indra Munaswar menilai kenaikan iuran jaminan kesehatan nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan bukan solusi tepat. Namun justru menambah beban masyarakat khususnya ekonomi menengah ke bawah.

"Cuma dia tidak tercatat di penerima bantuan iuran (PBI) Nasional, tidak tercatat di PBI daerah. Yang kelas dua juga, begitu yang mandiri. Ini kan banyak ke yang mandiri bebannya," ujar Indra dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019).

Indra meminta pemerintah dan pihak terkait mengkaji ulang kenaikan iuran JKN itu. Menurut dia, permasalahan BPJS perlu pengkajian ulang karena akar masalahnya tak hanya soal iuran.

"Bagaimana pembebanan yang harus diberikan kepada rakyat ketika dia ingin menggunakan haknya, beda dengan kewajiban. Kalau sekarang ini jadi kewajiban. Artinya kalau kewajiban ada sanksi. Padahal sakit kan tidak menentu, hari ini kita sehat bisa saja besok kita sakit. Ini kan sebuah persoalan yang harus diperhatikan semua penyelenggara negara," tuturnya.

Indra menilai, persoalan BPJS bukan semata-mata menambah beban di tengah masyarakat. Dia meminta masalah tersebut diselesaikan dengan mencari jalan terbaik.

"Bukan hanya pemerintah, DPR juga harus memperhatikan itu. Itu yang harus dilakukan secara cepat dalam kondisi yang sudah kita anggap gawat darurat lah karena dengan defisit yang begitu besar, larinya kepada beban kepada masyarakat, ini yang harus kita cegah," ujarnya.


Editor : Djibril Muhammad