KKP dan Bakamla Tangkap 6 Kapal Ilegal Vietnam, Diwarnai Perlawanan

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 12 Juli 2019 - 20:03 WIB
KKP dan Bakamla Tangkap 6 Kapal Ilegal Vietnam, Diwarnai Perlawanan

Petugas KKP menangkap kapal ikan asal Vietnam yang melakukan tindakan ilegal di Laut Natuna Utara, Kepri, Kamis (11/7/2019). (Foto: KKP).

JAKARTA, iNews.id, – Kapal Pengawas Perikanan KP Hiu 011 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan KN Bintang Laut 401 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) berhasil menangkap 6 kapal perikanan asing (KIA) asal Vietnam. Mereka terbukti melakukan penangkapan ikan di wilayah Perairan Indonesia.

Penangkapan berlangsung pada Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 16.30 WIB sampai dengan 17. 30 WIB saat gelar operasi pengawasan di Laut Natuna Utara Kepulauan Riau.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP yang juga sebagai Kepala Sekretariat Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) Agus Suherman mengatakan, KP Hiu 11 yang dinakhodai Kapten Slamet berhasil menangkap 4 kapal, yaitu BV 93655 TS, BV 93656 TS, BV 93269 TS, dan BV 93169 TS. Sementara, KN Bintang Laut 401 yang dinakhodai Capt. Margono menangkap 2 KIA Vietnam lainnya.

“Kapal-kapal tersebut ditangkap di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara yang merupakan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 711," kata Agus, Jumat (12/7/2019).

BACA JUGA: Curi Ikan Gunakan Trawl, Kapal Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Agus mengatakan, penangkapan tersebut mendapat rintangan. Saat dilakukan proses pengawalan menuju ke Stasiun PSDKP Natuna, KP Hiu 011 dan KN Bintang Laut 401 mendapat intervensi dari kapal pengawas sumber daya perikanan Vietnam (Vietnam Fisheries Resources Surveillance Vessel) Kiem Ngu 214261 dan kapal ikan Vietnam Nhat Nam 79

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (11/7) sekitar pukul 18.40 WIB saat kapal Kiem Ngu 214261 melakukan pengejaran dengan kecepatan tinggi ke arah KP Hiu 11 dan KN Bintang Laut.

Pada saat yang sama KIA Vietnam Nhat Nam 79 A20 melakukan intervensi ke kapal-kapal tangkapan yang dalam proses pengawalan.

“Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan kapal dan seluruh awaknya, maka keenam KIA Vietnam dilepaskan," ujar Agus.

Sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut, KKP akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri agar Pemerintah Indonesia segera melayangkan nota diplomatik kepada Pemerintah Vietnam yang berisi protes atas tindakan yang dilakukan oleh kapal Vietnam terhadap KP Hiu 11 dan KN Bintang Laut 401.

Kejadian tersebut bukan yang pertama pada tahun ini. Sebelumnya pada 19 Februari 2019, KP Hiu Macan 05 milik KKP mengalami kejadian yang sama. Selanjutnya, hal yang sama juga dialami kapal TNI Angkatan Laut pada 24 Februari, 8 April, dan 27 April 2019.


Editor : Zen Teguh