Komjen Pol Iriawan: Saya Enggak Tahu Apa-Apa tentang Penyiraman Novel Baswedan

Antara ยท Minggu, 14 Juli 2019 - 14:33 WIB
Komjen Pol Iriawan: Saya Enggak Tahu Apa-Apa tentang Penyiraman Novel Baswedan

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Mochamad Iriawan. (SINDOphoto).

JAKARTA, iNews.id - Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Mochamad Iriawan mengaku tidak terlibat kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Pengakuan itu juga pernah disampaikan saat bertemu Satuan Tugas (Satgas) kasus Novel Baswedan di Kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dua bulan lalu.

"Saya enggak tahu apa-apa tentang pelaku penyiraman Novel apalagi tahu pelakunya. Saya enggak ada sangkut-paut dengan kasus ini. Mungkin TGPF (Satgas) merasa saya tahu kasusnya Novel, saya bilang enggak tahu," ujar Iriawan dalam siaran pers, Minggu (14/7/2019).

Menurutnya, Satgas sempat menanyakan seputar pertemuan dengan Novel Baswedan di Polda Metro Jaya. Menurutnya, pertemuan dengan Novel Baswedan di Polda Metro Jaya saat itu tidak membahas khusus kasus penyiraman air keras.

Pertemuan kala itu terkait penanganan kasus korupsi besar dan dapat masuk ke sektor-sektor yang belum bisa diungkap KPK. Misalnya mafia pangan.

BACA JUGA:

Klarifikasi Komjen Pol Iriawan Diperiksa Satgas Kasus Novel Baswedan

Satgas Kasus Novel Akui Telah Periksa Komjen Pol M Iriawan

"Itu pertemuan kami di ruang kerja Kapolda Metro. Kemudian saya sempat ditanya (Satgas) kapan lagi pernah ketemu, saya jawab pernah ke rumahnya (Novel) diajak Arif juga karena anaknya Novel lahir, nama anaknya Umar. Saya silaturahmi," ucapnya.

Sekretaris Utama (Sestama) Lemhanas itu mengungkapkan, sempat mengingatkan Novel Baswedan ada ancaman kepada penyidik KPK, tetapi dalam konteks wajar.

"TGPF (Satgas) mempunyai asumsi bahwa saya ke rumah Novel itu memberi tahu bahwa nanti akan ada yang menganiaya, makanya diingatkan harus hati-hati. Mereka juga berasumsi bahwa saya tahu pelaku dari penyiraman ke Novel. Ini kan aneh," katanya.


Editor : Kurnia Illahi