Korps Brimob Pasang Spanduk Doa dan Dukungan untuk 5 Polisi yang Gugur

Felldy Utama ยท Sabtu, 12 Mei 2018 - 16:32:00 WIB
Korps Brimob Pasang Spanduk Doa dan Dukungan untuk 5 Polisi yang Gugur
Warga menuliskan tanda tangan dan dukungan kepada Polri atas kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (12/5/2018). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id – Polri memasang spanduk doa dan dukungan pascainsiden kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Spanduk juga memberikan ruang bagi masyarakat yang bersimpati untuk menuliskan tanda tangan atau ucapan belasungkawa dan harapan.

Berdasarkan pantauan iNews.id, spanduk berukuran 10 x 2,5 Meter ini dipasang oleh sejumlah anggota Korps Brimob, Sabtu (12/5/2018) sekitar pukul 14.04 WIB, tepatnya di pagar Gereja Gideon, samping Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Sisi kanan spanduk tersebut terdapat hastag atau tagar yang bertuliskan #KamiTidakTakutTeroris. Di bawahnya terdapat lambang Mabes Polri dan Korps Brimob.

Sedangkan bagian kiri spanduk terdapat tulisan hastag atau tagar #DukaKamiPahlawan yang di bawahnya terdapat lima foto anggota Polri yang gugur dalam insiden kerusuhan pada Selasa (8/5/2018).

Sementara, sisi tengah terdapat ruang yang besar dalam spanduk tersebut yang berlatarkan warna putih itu terdapat tulisan ”Doa Dan Dukungan”. Sisi kosong tersebut ditujukan kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk memberikan doa dan dukungannya baik berupa tanda tangan ataupun ucapan atas insiden tersebut.

Iis (39) warga asal Condet menjadi orang pertama yang langsung ikut berpartisipasi saat spanduk besar yang membentang itu sudah selesai dipasang.

Dia mengaku berdua dan prihatin dengan peristiwa yang berujung gugurnya lima anggota Polri itu. Menurut dia, apa yang dilakukan oleh para narapidana tindak pidana teroris tak dapat dibenarkan karena tak sesuai ajaran agama.

"Saya berharap supaya ini (pelaku) ditindak seadil-adilnya karena Polri harus mempersatukan NKRI. Islam tidak mengajarkan seperti itu karena Islam mengajarkan kedamaian," kata Iis.

Dia juga mengaku tidak takut ataupun khawatir atas kejadian insiden kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob. Sebab, dirinya percaya Polri dan TNI bisa membentengi dan melawan aksi-aksi teror tersebut. "Kalau khawatir tidak. Terpenting saya berharap kita semua jangan termakan isu-isu hoaks gitu lah," kata dia.

Editor : Zen Teguh