KPK Tetapkan Pejabat Kemenag Tersangka Proyek Laboratorium Komputer MTs

Riezky Maulana ยท Senin, 16 Desember 2019 - 19:36 WIB
KPK Tetapkan Pejabat Kemenag Tersangka Proyek Laboratorium Komputer MTs

Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kiri) bersama Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (tengah) dan Laode M Syarif memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (16/12/2019). (Foto: iNews.id/Riezky Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kementerian Agama (Kemenag) tersangka suap pengadaan barang dan jasa. Pejabat tersebut berinisial USM (Undang Sumantri).

"Dalam penyidikan tersebut KPK menetapakan USM Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Ditjen (Direktorat Jenderal) Pendis (Pendidikan Islam) Kemenag, sebagai tersangka," kata Wakil Ketua Laode M Syarief dalam keterangan persnya di Gedung KPK, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Dia menjelaskan, kasus tersebut merupakan pengembangan atas kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di Kemenag Tahun 2011 dengan terpidana Dzulkarnaen Djabar. Dalam kasus itu, Dzulkarnaen bersama anaknya Dendy Prasetia dan Fahd El Fouz mempengaruhi pejabat di Kemenag untuk memenangkan PT BKM sebagai Pelaksana Proyek Pengadaan Laboratorium Komputer MTs.

"Setelah munculnya sejumlah fakta tentang dugaan keterlibatan pihak lain, KPK membuka penyelidikan baru. Kemudian KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dan meningkatkan perkara ke penyidikan," tutur Laode.

KPK menduga USM melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.


Editor : Djibril Muhammad