Kuota Haji Indonesia Bertambah 10.000, DPR Puji Kepemimpinan Jokowi

Aditya Pratama ยท Senin, 15 April 2019 - 08:53 WIB
Kuota Haji Indonesia Bertambah 10.000, DPR Puji Kepemimpinan Jokowi

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Komisi VIII DPR RI memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai Pemerintah Indonesia mendapat penambahan kuota haji sebanyak 10.000.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengatakan, penambahan kuota haji ini merupakan upaya diplomasi Presiden Jokowi yang secara khusus kepada Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi.

"Kalau bukan karena memiliki kedekatan diplomatik antara Pemerintah Indonesia di bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat ini, penambahan ini sulit untuk dilakukan," tuturnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (15/4/2019).

BACA JUGA:

Putra Mahkota Saudi Puji Stabilitas Politik dan Ekonomi Indonesia

Bertemu di Istana Raja di Riyadh, Presiden Jokowi Dijamu Raja Salman

Presiden Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

Keputusan penambahan kuota haji ini disampaikan saat pertemuan Presiden Jokowi dengan Raja Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman di Istana Pribadi Raja (Al-Qahr al-Khas) di Riyadh, Minggu (14/4/2019).

Penegasan keputusan itu juga disampaikan kembali Putera Mahkota Kerajaan, Muhammad Bin Salman, yang melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi pada hari yang sama.

"Tambahan 10.000 kuota haji itu patut mendapat apresiasi. Saat ini kuota jamaah haji ini sebanyak 221.000 jamaah," kata politikus Partai Golkar ini.

Presiden Joko Widodo disambut hangat Putra Mahkota Kerajaan Saudi Muhammad bin Salman dalam pertemuan yang dihelat di Istana Putra Mahkota Riyadh, Minggu (14/4/2019) malam. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Penambahan kuota haji ini, Ace menambahkan, akan mengurangi daftar tunggu jamaah haji Indonesia yang saat ini rata-rata mencapai 18 tahun. Bahkan di daerah Sulawesi Selatan, daftar tunggu jamaah haji mencapai 40 tahun.

"Karena itu, sebagai Pimpinan Komisi VIII, kami patut mengapresiasi atas hasil kunjungan Presiden Jokowi ke Arab Saudi ini," ujar Ace.


Editor : Djibril Muhammad