Libur Akhir Tahun Dipangkas untuk Cegah Kerumunan 

Dita Angga, Kiswondari · Kamis, 03 Desember 2020 - 20:55:00 WIB
Libur Akhir Tahun Dipangkas untuk Cegah Kerumunan 
Pemerintah memangkas libur akhir tahun 3 hari, yaitu 28, 29, dan 30 Desember 2020. Pemangkasan ini demi mencegah kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akhirnya memangkas libur akhir tahun tiga hari, yaitu 28, 29, dan 30 Desember 2020. Semula cuti bersama yang beriringan dengan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 sebanyak 11 hari. 

Pemangkasan ini diputuskan dalam rapat bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Bi rokrasi (Menpan-RB), dan Kementerian Agama (Kemenag). 

“Intinya, kita sesuai arahan Pre siden memutuskan ada libur Natal dan Tahun Baru. Masih tetap ada, ditambah pengganti Idul Fitri satu hari,” kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Selasa (1/12/2020). 

Sebelumnya, pemerintah juga telah menggeser jatah cuti bersama Idul Fitri yang sedianya didapat pada Mei 2020. Namun, karena saat itu pandemi Covid-19 masih dalam masa awal menyerang, pemerintah memutuskan menggeser cuti bersama tersebut ke akhir tahun dengan harapan Covid-19 sudah mulai mereda. 

Namun, mendekati Desember, jumlah positif Covid-19 justru mengalami peningkatan. Bahkan, setiap kali libur panjang, jumlah positif Covid-19 akan mengalami peningkatan. Ini terjadi pada libur panjang Oktober lalu. 

Muhadjir mengatakan, cuti bersama Natal akan tetap libur pada 24 Desember. Kemudian, 25 Desember juga tetap libur karena Hari Raya Natal. Sementara tanggal 26 dan 27 Desember merupakan hari Sabtu dan Minggu yang otomatis libur. 

Pada 28, 29, 30 De sember tidak libur alias tetap masuk kerja seperti biasa. Baru kemudian pada 31 baru libur sebagai pengganti Idul Fitri. Pada 1 Januari 2021 otomatis libur awal tahun.

Editor : Zen Teguh

Halaman : 1 2 3