Libur Akhir Tahun, Satgas Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Okezone, Fahreza Rizky ยท Selasa, 24 November 2020 - 22:25:00 WIB
Libur Akhir Tahun, Satgas Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
Jubir Wiku Adisasmito, Kamis (19/11/2020) (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengantisipasi lonjakan kasus saat libur akhir tahun 2020. Tujuannya agar kasus Covid-19 tidak bertambah 2 kali lipat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah telah melakukan evaluasi terhadap tren kenaikan kasus positif Covid-19 pasca libur panjang di masa pandemi Covid-19.

Terdapat tiga periode libur panjang yang menjadi bahan evaluasi pemerintah. Yaitu, libur panjang Idul Fitri tanggal 22 - 25 Mei 2020, libur panjang HUT RI pada 17, 20 - 23 Agustus 2020 dan dan libur panjang 28 Oktober - 1 November 2020.

"Libur panjang Idul Fitri yang berdampak pada peningkatan kasus positif sebesar 69 persen sampai dengan 93 persen pada tanggal 28 Juni 2020," kata Wiku Adisasmito saat jumpa pers di Kantor Presiden, Selasa (24/11/2020).

Perkembangan kasus pada periode HUT RI, berdampak pada peningkatan kasus positif sebesar 58 persen sampai dengan 118 persen pada pekan 1 sampai dengan 3 September 2020. Dan pada libur panjang akhir Oktober dan awal November, berdampak pada peningkatan kasus positif sebesar 17 persen sampai 22 persen pada tanggal 8 sampai 22 November 2020.

Dari data tersebut, terdapat juga penurunan kasus positif pada periode libur panjang 28 Oktober - 1 November 2020 jika dibandingkan libur panjang pada bulan Agustus 2020. Penurunan kasus positif ini menjadi evaluasi dan pembelajaran dalam menghadapi periode libur panjang akhir tahun 2020.

"Namun perlu diingat, masa libur panjang akhir tahun 2020 memiliki durasi yang lebih panjang, dan dikhawatirkan berpotensi menjadi manifestasi perkembangan kasus menjadi dua bahkan tiga kali lipat lebih besar dari masa libur panjang sebelumnya," kata Wiku.

Dari hasil evaluasi pada periode libur panjang sebelumnya, ucap Wiku, kenaikan kasus positif disebabkan oleh penularan akibat kurang disiplinnya masyarakat terhadap protokol kesehatan terutama pada menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Untuk itu pemerintah saat ini sedang mengkaji periode masa libur panjang akhir tahun. Karena berdasarkan analisa pada libur panjang masa pandemi, telah memakan korban.

"Pada prinsipnya, apapun keputusan yang nanti diambil pemerintah, maka keputusan ini akan selalu mengutamakan keselamatan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat