Luncurkan Patrolisiber.id, Kabareskrim: Tantangan Terbesar Itu Kejahatan Siber

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 22:15 WIB
Luncurkan Patrolisiber.id, Kabareskrim: Tantangan Terbesar Itu Kejahatan Siber

Tangkapan layar tampilan halaman muka patrolisiber.id milik Bareskrim Polri, Kamis (15/8/2019). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol Idham Aziz, kemarin meresmikan situs patrolisiber.id milik Tim Cyber Bareskrim Polri guna mempermudah aduan masyarakat perihal kejahatan di dunia siber. Peluncuran situs itu untuk mengimbangi era teknologi yang dianggap menjadi tantangan terbesar umat manusia saat ini yakni dunia siber.

“Tantangan dan tugas kita ke depan itu lebih besar adanya di dunia siber ini,” kata Idham saat peresmian patrolisiber.id di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Dia menuturkan, saat ini kejahatan seperti terorisme, penipuan, dan narkoba serta berbagai macam kejahatan lainnya sudah menggunakan dunia siber. Karenanya, karenanya kehadiran portal daring sebagai wadah pengaduan masyarakat tentang kejahatan siber mutlak diperlukan.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga mengatakan, langkah jajaran Cyber Polri mendapat dukungan penuh dari Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian sebagai upaya mengantisipasi segala bentuk kejahatan di dunia siber.

“Pak Kapolri bilang, ‘saya dukung penuh semua yang kamu lakukan’. Pertanyaan saya yang lagi menerawang adalah begitu banyak terobosan konkret yang dilakukan jajaran siber untuk menghadapi tantangan ke depan ini,” ujarnya.

Idham mencontohkan, kejahatan siber seperti penyebaran isu tentang hoaks tujuh kontainer dan situs KPU yang diretas pada saat Pemilu 2019, telah membuat kegaduhan yang besar di tengah-tengah publik. “Kebijakan saya waktu itu cuma satu, tindak tegas, tidak ada kompromi kepada orang-orang yang melakukan hoaks. Itu modal saya punya komitmen yang sampai sekarang,” ucapnya.

BACA JUGA: Kabareskrim Polri: Ada Kemungkinan Blackout PLN akibat Kejahatan Siber

Sementara itu Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim, Brigjen Rachmat Wibowo mengatakan, situs patrolisiber.id bisa menjadi sarana untuk bertukar informasi dari masyarakat. Mereka bisa melaporkan segala bentuk kejahatan siber di situs itu.

Tidak hanya kasus penipuan, pencemaran nama baik, dan hoaks, tapi juga termasuk penyebaran paham radikal dan pornografi anak. “Banyak segala macem kejahatan siber yang bisa kita analisis tentu kita jadikan prioritas mana yang akan kita ungkap,” tuturnya.

Kendati demikian, kata dia, situs tersebut digunakan hanya sebatas bahan analisis laporan, berbeda dengan laporan masyarakat secara langsung ke polisi. Laporan ke situs ini tidak resmi seperi melakukan laporan manual ke kantor polisi yang dapat langsung ditangani.


Editor : Ahmad Islamy Jamil