Mahfud MD Akan Bentuk Tim Kerja Independen Persoalan UU Cipta Kerja

Antara ยท Kamis, 05 November 2020 - 19:40:00 WIB
Mahfud MD Akan Bentuk Tim Kerja Independen Persoalan UU Cipta Kerja
Menko Polhukam, Mahfud MD (Foto: Kemenko Polhukam).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akan membentuk tim kerja independen. Tim tersebut untuk menampung masalah yang muncul dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Mahfud mengatakan, pembentukan tim kerja bertujuan agar dalam proses perbaikan, judicial review maupun legislative review termasuk penuangan di dalam peraturan turunan bisa terakomodasi.

"Nantinya kami membentuk tim kerja yang sifatnya netral, bukan dari pemerintah, melainkan dari akademisi dan tokoh masyarakat untuk mengolah, menampung masalah yang muncul," ujar Mahfud di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Pada kesempatan itu dia juga menyinggung polemik salah ketik (typo) naskah UU tersebut. Menurutnya, ada kesalahan yang bersifat klerikal (tulis-menulis) dan bersifat substansial.

"Kesalahan yang sifatnya klerikal itu nanti diselesaikan. Kami akan bicarakan dengan DPR kenapa yang dikirim seperti itu, lalu mana dokumen yang benar. Nanti bisa diserahkan ke MK untuk diputuskan," ucapnya.

Secara terpisah anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Taufik Basari memastikan informasi mengenai karyawan kontrak seumur hidup tidak benar. Publik diminta jangan termakan dengan hoaks mengenai Undang-Undang Cipta Kerja.‎

Menurutnya, UU Ciptaker dibuat untuk melindungi rakyat, bukan justru sebaliknya. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), kata dia tetap dibatasi. UU Cipta Kerja selanjutnya akan diturunkan melalui Peraturan Pemerintah (PP).

‎"Jadi seluruh ketentuan PKWT sama ketentuannya tidak ada yang berubah dikembalikan lagi ke undang-undang eksisting. Hanya soal jangka waktu yang diatur di peraturan pemerintah," katanya.

Selain itu, kata dia pemerintah juga telah menjelaskan, UU Cipta Kerja demi kebaikan masyarakat. "Pemerintah berulang kali menyatakan tidak ada satu pemerintahan pun yang memiliki niat untuk menyengsarakan rakyatnya," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi