Masinton Sebut Novel Yudi Harahap Beri Sprinlidik Wahyu Setiawan, Ini Kata WP KPK

Riezky Maulana ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 21:38 WIB
Masinton Sebut Novel Yudi Harahap Beri Sprinlidik Wahyu Setiawan, Ini Kata WP KPK

Ketua Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap (kiri). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap meluruskan pernyataan Masinton Pasaribu. Hal itu terkait pengakuannya didatangi orang bernama Novel Yudi Harahap yang menyerahkan sprinlidik KPK terkait kasus dugaan suap komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Yudi mengatakan, selama bekerja di KPK tak pernah sekali pun mendengar nama yang disebutkan anggota Komisi III DPR dari Frkasi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu. Dia mengaku tak ambil pusing terkait masalah tersebut.

"Saya senyum saja ketika banyak beredar berita di media online yang menyebut ada orang asing bernama Novel Yudi Harahap. Selama 13 tahun saya bekerja di KPK, tidak pernah ada nama itu di institusi ini (KPK)," ujar Yudi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA:

Masinton Jelaskan Asal Sprinlidik Kasus Suap Wahyu Setiawan yang Dipegangnya

KPK Pertanyakan Keaslian Sprinlidik yang Dipegang Politikus PDIP Masinton Pasaribu

Yudi mengungkapkan, sejak Senin, 13 Januari 2020, sudah tidak berada di Indonesia guna melaksanakan perjalanan dinas. Ketika perjalanan dinas Yudi sudah mendapat izin dari Direktur Penyidikan KPK RZ Panca Putra Simanjuntak.

"Seperti biasa saat penugasan Kasatgas, saya sudah melaporkannya ke atasan yakni Direktur Penyidikan sekaligus Plt Deputi Penindakan sehingga saya pastikan bukan saya yang dimaksud," katanya.

Yudi tak mengetahui apa motif dari orang yang mengaku namanya mirip dengan namanya itu. Dia juga mengaku siap jika Dewan Pengawas (Dewas) KPK akan mengonfrontasi dirinya dengan Masinton Pasaribu.

Yudi memastikan tak terlibat dalam pengusutan kasus dugaan suap yang melibatkan komisioner KPU Wahyu Setiawan, baik sebagai penyelidik ataupun penyidik. "Saat ini, saya dan pegawai KPK lainnya tetap fokus saja kepada pekerjaan kami," ujarnya.

Sebelumnya, Masinton mengaku ada seseorang menghampirinya di Gedung DPR RI pada Selasa, 14 Januari 2020 sekitar pukul 11.00 WIB. Orang tersebut memperkenalkan diri dengan nama Novel Yudi Harahap. Kemudian, orang tersebut memberikan sebuah map kepada Masinton.

Novel menyebut map tersebut sebagai bahan pengaduan masyarakat kepada anggota Komisi III DPR RI. Setelah menyerahkan map, Novel langsung pergi.

"Pada saat saya buka, map tersebut berisi selembar kertas yang bertuliskan surat perintah penyelidikan KPK dengan nomor 146/01/12/2019 tertanggal 20 Desember 2019 yang ditandatangani Ketua KPK Agus Rahardjo," kata Masinton, Kamis (16/1/2020).


Editor : Djibril Muhammad