Mata-matai Komunitas Sikh dan Kashmir di Jerman, Suami Istri Asal India Dihukum

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 12 Desember 2019 - 19:56:00 WIB
Mata-matai Komunitas Sikh dan Kashmir di Jerman, Suami Istri Asal India Dihukum
Ilustrasi polisi Jerman.

BERLIN, iNews.id - Sepasang suami istri India yang tinggal di Moenchengladbach dijatuhi hukuman oleh pengadilan Jerman. Mereka dihukum setelah mengaku memata-matai komunitas Sikh dan Kashmir untuk dinas rahasia India.

Pasangan itu, yang diidentifikasi hanya dengan nama depan dan inisial, mengaku menyampaikan informasi kepada dinas intelijen.

Manmohan S dijatuhi hukuman penjara 18 bulan karena bertindak sebagai agen intelijen asing, sementara istrinya, Kanwal Jit K, didenda selama 180 hari karena membantunya.

Menurut pernyataan pengadilan, S direkrut oleh badan intelijen asing India Research & Analysis Wing (R&AW) pada awal 2015, dan diminta memata-matai gerakan oposisi Kashmir.

India dan Pakistan memperdebatkan Kashmir sejak mereka merdeka dan berpisah pada 1947. Pemberontakan melawan pemerintah India telah terjadi sejak 1989 di Kashmir, menewaskan puluhan ribu orang.

"Terdakwa melaporkan urusan internal kuil-kuil Sikh di Cologne dan Frankfurt, serta pada acara-acara protes di komunitas Sikh," demikian pernyataan pengadilan, seperti dilaporkan AFP, Kamis (12/12/2019).

Pria berusia 51 tahun itu dibayar 200 euro sebulan atas informasi yang diberikannya, dan menghadiri pertemuan rutin dengan seorang perwira intelijen India mulai Juli 2017. Istrinya yang berusia 50 tahun menemaninya ke pertemuan itu.

Selain itu, S juga diperintahkan oleh pengadilan membayar 1.500 euro kepada lembaga amal.

Pasangan itu kini punya waktu sepekan untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan.

Editor : Nathania Riris Michico