Mendagri: 3.000 Lebih Pejabat Hadiri Rakornas Forkopimda di Sentul

Antara ยท Rabu, 13 November 2019 - 04:31 WIB
Mendagri: 3.000 Lebih Pejabat Hadiri Rakornas Forkopimda di Sentul

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto: Antara).

SENTUL - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu (13/11/2019) dihadiri lebih dari 3.000 pejabat. Unsur Forkopimda dari penegak hukum yang hadir antara lain dari TNI, Polri dan Kejaksaan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pejabat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Periksa Keuangan (BPK) juga hadir di acara tersebut.

"Nanti yang hadir kurang lebih 3.000 mulai dari pemerintah daerah tingkat satu, tingkat dua bupati, wali kota, kemudian ada Ketua DPRD tingkat kabupaten dan kota," ujar Tito usai menghadiri rapat persiapan acara rakornas di Hotel Harris yang lokasinya berseberangan dengan SICC, Selasa (12/11/2019) malam.

BACA JUGA:

Bamsoet Patuhi Instruksi Larangan Kader Golkar Tinggalkan Jakarta hingga Munas Selesai

Imigrasi Belum Pernah Keluarkan Surat Tangkal Rizieq Shihab Kembali ke Indonesia

Menurutnya, Rakornas Forkopimda memiliki tema Sinergi untuk Indonesia maju. Tujuannya yaitu menyinergikan dan menyelaraskan visi misi dan rencana pembangunan lima tahun ke depan Presiden dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Sehingga, ada kesesuaian program sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ketuk palu.

Dia mengungkapkan, ada lima program prioritas yang digaungkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)- Ma'ruf Amin. pertama mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM) tentang kesehatan dan pendidikan, kedua mengenai pembangunan infrastruktur, ketiga penyegaran regulasi, keempat reformasi birokrasi dan kelima yaitu transformasi ekonomi.

"Nanti penjabaran banyak sekali oleh Menteri, Menko, itu nanti diharapkan bisa dimasukkan dalam program daerah membangun membuat dasar kebutuhan khas masing-masing," katanya.


Editor : Kurnia Illahi