Mendikbud: Mahasiswa Boleh ke Kampus hanya untuk Aktivitas Prioritas

Felldy Utama ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 03:01 WIB
Mendikbud: Mahasiswa Boleh ke Kampus hanya untuk Aktivitas Prioritas

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan kegiatan perkuliahan tetap dilakukan daring (online) selama pandemi Covid-19. Kendati demikian, kebijakan ini memiliki perkecualian.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, mahasiswa boleh ke kampus untuk mengikuti perkuliahan yang berkaitan dengan aktivitas prioritas. Disebut aktivitas prioritas karena sangat berhubungan dengan kelulusan sehingga sulit sekali untuk dilakukan daring atau perkuliahan jarak jauh.

Nadiem mencontohkan aktivitas prioritas itu antara lain penelitian di laboratorium untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam grup kecil atau bahkan individu.

Contoh lain yaitu praktikum di studio, bengkel atau hal lain serupa yang membutuhkan peralatan khusus. Terhadap aktivitas seperti ini, mahasiswa diizinkan untuk datang ke kampus.

"Aktivitas prioritas yang berdampak kepada kelulusan, masing-masing pemimpin perguruan tinggi diperbolehkan untuk mengizinkan aktivitas mahasiswa datang ke kampus," kata Nadiem dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/6/2020).

Menteri lulusan Universitas Harvard, Amerika Serikat ini menuturkan, Kemendikbud sengaja memberikan perkecualian karena tidak ingin mengorbankan potensi setiap mahasiswa untuk lulus pada saat ini. Jika mereka terhalang, akan menciptakan berbagai masalah lainnya.

Kendati demikian, Nadiem menegaskan kegiatan perkuliahan pada umumnya tetap dilaksanakan secara daring.

"Jadi tidak diperkenankan untuk melakukan kuliah tatap muka, tidak diperkenankan berbondong-bondong untuk mahasiswa masuk ke dalam kampus. Cuma buat individual project mereka yang khusus prioritas untuk kelulusannya (diperbolehkan)," kata dia.

Editor : Zen Teguh