MK Putuskan Sidang Sengketa Pilpres 2019 Dilanjutkan Selasa

Felldy Utama ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 17:07 WIB
MK Putuskan Sidang Sengketa Pilpres 2019 Dilanjutkan Selasa

Sidang perdana gugatan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (14/6/2019). (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sidang gugatan terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 dilanjutkan pada Selasa (18/6/2019) pekan depan. Keputusan itu diambil setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku pihak termohon merasa keberatan dengan gugatan perbaikan yang dibacakan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi di ruang sidang, hari ini.

Awalnya, KPU dan pihak terkait—dalam hal ini Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf—merasa keberatan atas pembacaan gugatan permohonan oleh Tim Hukum Prabowo-Sandi yang menggunakan permohonan gugatan baru yang dimasukkan pada Senin (10/6/2019) lalu. Padahal, pada 24 Mei 2019, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi mendaftarkan gugatan dan semua pihak telah menyiapkan jawabannya didasari permohonan gugatan versi awal tersebut.

Berdasarkan jadwal persidangan, sidang lanjutan sedianya diselengarakan pada Senin (17/6/2019). Akan tetapi, KPU keberatan karena jadwal yang terlalu mepet untuk menyiapkan jawaban.

Dalam hal ini, KPU meminta kepada hakim MK untuk diberikan kelonggaran guna menyiapkan jawaban tersebut hingga Rabu (19/6/2019). Akan tetapi, dengan pertimbangan, akhirnya hakim konstitusi memutuskan sidang dilanjutkan pada Selasa (18/6/2019) dan KPU diminta untuk mengumpulkan berkas jawaban sebelum persidangan dimulai pada hari itu pukul 09.00 WIB.

“Majelis sudah bermusyawarah, permohonan termohon dikabulkan sebagian, artinya tidak Hari Senin tapi Hari Selasa,” kata hakim ketua Anwar Usman di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

BACA JUGA: Tim Hukum Minta MK Tetapkan Prabowo sebagai Presiden Terpilih Periode 2019–2024

Tak hanya KPU, Anwar juga pihak terkait dalam hal ini Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai pemberi keterangan, untuk mengumpulkan jawaban atau keterangan atas permohonan gugatan yang dibacakan pemohon hari ini sebelum sidang lanjutan dimulai Selasa nanti. Setelah itu, Anwar meminta kepaniteraan MK untuk menyesuaikan jadwal yamg telah ada sebelumnya.

“Jadwal jadi bergeser semua. Jadi, oleh kepaniteraan semua jadwal akan disesuaikan,” ujarnya.

Merespons keputusan itu, baik KPU, Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma’ruf, maupun Bawaslu, akhirnya menerima keputusan hakim tersebut. “Kami menghargai majelis berkaitan mengenai ketentuan hukum acara yakni PMK (Peraturan MK) yang akan disampaikan. Kami akan sampaikan pada keterangan pada Selasa mendatang, terima kasih Yang Mulia,” ucap Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra.


Editor : Ahmad Islamy Jamil