MNC Peduli Beri Kaki Palsu dan Kursi Roda untuk Warga Banten dan Bali

Wildan Catra Mulia ยท Selasa, 26 Maret 2019 - 14:23 WIB
MNC Peduli Beri Kaki Palsu dan Kursi Roda untuk Warga Banten dan Bali

Ketua III MNC Peduli Jessica Tanoeseoedibjo (kanan) menyerahkan bantuan kaki palsu dan kursi roda untuk warga membutuhkan di iNews Tower, Jakarta, Selasa (26/3/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

JAKARTA, iNews.id, - MNC Peduli menyerahkan bantuan berupa kaki palsu dan kursi roda untuk masyarakat prasejahtera di Banten dan Bali. Bantuan ini bentuk komitmen MNC Peduli untuk selalu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan dua kaki palsu diberikan kepada Tubi, warga Lebak, Banten. Pria 46 tahun ini mengalami amputasi kaki kiri. Satu lagi untuk Asep Sagita (31) warga Cibadak, Banten yang juga didiagnosis amputasi.

Adapun kursi roda diberikan kepada Siti Mutia (10) warga Cibadak, Lebak, Banten, yang didiagnosis mengalami kelainan bentuk tulang. Kemudian, Erum (42) warga Malimping dan Jamjuri (66) warga Warunggunung, Banten, serta I Komang Artawan asal Buleleng, Bali yang merupakan penyandang disabilitas.

"Kami membantu memberikan alat bantu kaki palsu dan kursi roda agar para penerimanya bisa beraktivitas seperti semula. Mereka bisa beraktivitas dengan keluarganya, dan anak-anak bisa sekolah lagi dan sebagainya," kata Jessica usai menyerahkan bantuan tersebut di Gedung iNews Tower, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Jessica menuturkan, MNC Peduli akan terus melakukan kegiatan sosial ini untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki kesempatan yang sama.

"MNC Peduli bergerak di bidang kesehatan, infrastruktur, dan pendidikan. Kami ingin untuk bisa membantu masyarakat Indonesia yang sebisa mungkin keseluruhan," katanya.


Euis, nenek Siti Mutia, merasa terharu dengan bantuan MNC Peduli. Menurut dia, berkat kursi roda itu dia yakin sang cucu bisa kembali beraktivitas bersama teman-temannya di rumah.

"Terima kasih MNC Peduli, terimakasih banyak diberi kursi roda. Dari dulu dia ingin main dngan teman-temannya lagi," kata dia.


Editor : Zen Teguh