Momen Imam Nahrawi Disambut Pelukan Komisioner KPU usai Diperiksa KPK

Felldy Utama ยท Jumat, 10 Januari 2020 - 05:00 WIB
Momen Imam Nahrawi Disambut Pelukan Komisioner KPU usai Diperiksa KPK

Mantan Menpora Imam Nahrawi bersama komisioner KPU di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020) malam. (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id – Momen tak biasa bagi Imam Nahrawi terjadi di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan menteri pemuda dan olahraga yang juga tersangka korupsi itu bertemu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Suasana itu terjadi pada Kamis (8/1/2020) malam. Imam yang baru turun dari tangga usai menjalani pemeriksaan penyidik berpapasan dengan komisioner KPU yang saat itu menunggu konferensi pers mengenai penangkapan salah satu komisoner KPU, Wahyu Setiawan.

Sesampainya di lobi, Imam pun langsung menghampiri para komisioner KPU itu. Kedatangan Imam sontak membuat para komisoner KPU langsung bangkit dari tempat duduknya. Ketua KPU Arief Budiman menyambut Imam dengan pelukan dan juga “cipika-cipiki”.

Secara bergantian para komisioner lainnya mengikuti hal yang sama. Setelah itu, mereka berbincang, meski tak lama. Imam lantas masuk ke dalam mobil tahanan yang sudah menunggu di depan lobi KPK.

Mantan Menpora Imam Nahrawi bersama komisioner KPU di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020) malam. (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

Seperti diberitakan, kedatangan para pimpinan KPU tak lain untuk menunggu pernyataan resmi KPK tentang status hukum Wahyu Setiawan. Wahyu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (8/1/2020).

Setelah menjalani penyidikan dan gelar perkara, Wahyu ditetapkan sebagai tersangka. ”Menetapkan WSE (Wahyu Setiawan), komisioner Komisi Pemilihan Umum sebagai tersangkap penerima (suap),” ujar Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

BACA JUGA: 'Siap, Mainkan!', Kode Suap Anggota KPU Wahyu Setiawan

Selain Wahyu, tiga orang lain juga ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni mantan anggota Bawaslu yang juga orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina, politikus PDIP Harun Masiku dan Saeful (swasta).

Adapun Imam Nahrawi pada Kami situ menjalani pemeriksaan terkait tindak pidana suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018.


Editor : Zen Teguh