MPR Gelar Rapim Perdana, Ini Hasilnya

Felldy Utama ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 21:32 WIB
MPR Gelar Rapim Perdana, Ini Hasilnya

Ketua MPR, Bambang Soesatyo memimpin rapat di Gedung MPR, Jakarta, Rabu (9/10/2019). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - MPR menggelar rapat pimpinan di Gedung MPR, Rabu (9/10/2019). Rapim menyepakati terkait rekomendasi MPR 2014-2019 tentang amandemen terbatas UUD 1945 dan penghidupan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) akan dibahas di Badan Pengkajian MPR.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, berbagai usulan maupun aspirasi masyarakat akan ditampung dan dipelajari secara mendalam oleh Badan Pengkajian MPR sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

"Badan Pengkajian akan mengelaborasi lebih jauh rekomendasi MPR 2014-2019 tersebut secara komprehensif dan transparan. Sehingga bisa menyamakan persepsi di antara fraksi dan kelompok DPD," ujar Bambang usai memimpin rapat di Gedung MPR, Jakarta, Rabu (9/10/19).

 

Rapat Pimpinan (Rapim) MPR di Gedung MPR, Jakarta, Rabu (9/10/2019). (Foto: Istimewa).

Rapim juga mengusulkan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 dilakukan, Minggu (20/10/2019) pukul 14.00 WIB di Gedung Nusantara, MPR. Pelantikan dilaksanakan siang hari untuk menghormati para pemeluk agama menyelesaikan ibadahnya serta memberikan kesempatan masyarakat menikmati car free day.

"Sebagai tuan rumah, MPR ingin pelantikan presiden dan wakil presiden tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Mengingat ini merupakan hajatan besar rakyat Indonesia," ucapnya.

Politikus Partai Golkar yang biasa disapa Bamsoet itu menuturkan, agar prosesi pelantikan bisa belangsung khidmat, tertib dan aman, pimpinan MPR mengundang Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Menteri Luar Negeri, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Sekretariat Negara untuk menhadiri rapat koordinasi di Gedung MPR. Selain itu, pimpinan MPR juga akan bertemu presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, serta Wakil Presiden 2014-2019 Jusuf Kalla.

"Kita juga akan silaturahmi sekaligus mengantarkan undangan pelantikan presiden dan wakil presiden kepada Presiden ke-4 Indonesia Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan calon presiden - wakil presiden 2014 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno," katanya.

 

Rapat Pimpinan (Rapim) MPR di Gedung MPR, Jakarta, Rabu (9/10/2019). (Foto: Istimewa).

Menurutnya, rapim juga memutuskan pembagian tugas pimpinan MPR. Bambang Soesatyo (Fraksi Golkar) sebagai Koordinator Umum, Ahmad Basarah (Fraksi PDIP) sebagai Koordinator Bidang Sosialisasi 4 Pilar MPR dan Lestari Moerdijat (Fraksi Nasdem) sebagai Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah.

"Koordinator Bidang Pengkajian Ketatanegaraan dipegang Pak Syarief Hasan (Fraksi Demokrat), Koordinator Bidang Penganggaran MPR dipegang Pak Fadel Muhammad (Kelompok DPD), Koordinator Bidang Komisi Kajian Ketatanegaraan dipegang Pak Ahmad Muzani (Fraksi Gerindra)," ucapnya.

Kemudian, Koordinator Bidang Hubungan Antarlembaga Negara dipegang Jazilul Fuwaid (Fraksi PKB), Koordinator Bidang Evaluasi Pelaksanaan Ketetapan MPR dipegang Hidayat Nur Wahid (Fraksi PKS) dan Koordinator Bidang Akuntabilitas Kinerja MPR dipegang Arsul Sani (Fraksi PPP).

"Keputusan diambil melalui proses musyawarah untuk mufakat. Tidak ada perdebatan ataupun saling berebut jabatan. Disini yang kita kedepankan adalah kebersamaan untuk mencari titik temu, bukan mengedepankan perbedaan," katanya.

Selain itu, rapim juga menyelesaikan komposisi kepemimpinam di alat kelengkapan MPR. Badan Sosialisasi diketuai Fraksi Gerindra dengan Wakil Ketua dari Fraksi Nasdem, Fraksi PAN, Fraksi PKS dan Kelompok DPD. Di Badan Pengkajian, Ketua dipegang Fraksi PDIP dengan Wakil Ketua dari Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi PPP dan Kelompok DPD.

"Sedangkan di Bidang Penganggaran, Ketua dipegang Fraksi Golkar, dengan Wakil Ketua dari Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB dan Kelompok DPD," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi