Mudik Dilarang Tapi Wisata Dibuka, Begini Kata Anggota Komisi IX DPR

Fahreza Rizky ยท Minggu, 16 Mei 2021 - 01:20:00 WIB
 Mudik Dilarang Tapi Wisata Dibuka, Begini Kata Anggota Komisi IX DPR
Antrean warga yang hendak memasuki kawasan wisata TMII, Jakarta Timur, Sabtu (15/5/2021). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews,id - Anggota Komisi IX DPR, Yahya Zaini memberikan catatan terkait dengan pelarangan mudik dan pembukaan tempat wisata pada momen Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di tengah pandemi Covid-19.

Menurut dia, semestinya larangan mudik diberlakukan selama bulan puasa dan setelah lebaran, tidak hanya dibatasi antara tanggal 6-17 Mei 2021. Kebijakan larangan ini harus konsisten dan tidak boleh ada pengecualian.

"Kalau mau dilarang ya dilarang semua tidak boleh ada pengecualian dalam kurun waktu tertentu. Sebab, tradisi mudik masyarakat kita sangat kuat. Akibatnya masyarakat selalu mencari celah untuk menghindari larangan. Bahkan adanya pelarangan tetap dilanggar," kata Yahya saat dikonfirmasi MNC, Sabtu (15/5/2021) malam.

Sementara itu, tempat wisata beroperasi dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Namun demikian, menurut dia, tempat wisata yang berpotensi mendatangkan wisatawan dalam jumlah besar semestinya harus dilarang.

"Mestinya tempat-tempat wisata yang mengundang massa dalam jumlah besar tetap dilarang, walaupun dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Karena tetap berpotensi mendatangkan kerumunan dalam jumlah yang besar," ucap Yahya.

"Seharusnya, di tempat-tempat wisata dilakukan tracing untuk mengetahui dampak kerumunan dan kedisiplinan melaksanakan protokol kesehatan," tambah dia.

Kemudian, ziarah kubur yang menjadi tradisi masyarakat saat lebaran semestinya mengikuti pola ibadah salat Jumat atau salat Id dengan membatasi jumlah pengunjung separuh dari kapasitas.

"Aturan soal larangan ziarah ke makam diatur oleh pemda, bukan oleh pemerintah pusat atau satgas covid," ujar Yahya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara tiga destinasi wisata usai dikerumuni wisatawan. Ketiganya yakni Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Ragunan.

Editor : Ainun Najib