Muhammadiyah: Buru dan Tangkap Semua yang Terlibat Kasus Djoko Tjandra

Antara ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 00:09 WIB
Muhammadiyah: Buru dan Tangkap Semua yang Terlibat Kasus Djoko Tjandra

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengapresiasi kepolisian dan meminta untuk mengungkap serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam kasus Djoko Tjandra. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, memberikan selamat kepada jajaran kepolisian karena berhasil menangkap buron yang telah menghilang selama 11 tahun.

“Kami menyampaikan selamat kepada jajaran kepolisian atas keberhasilan meringkus dan membawa pulang Djoko Tjandra. Polisi tidak boleh berhenti. Perlu dilakukan langkah lebih lanjut untuk memburu dan menangkap siapa saja yang terlibat tanpa pandang bulu,” kata Abdul Mu'ti, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

Mu’ti meminta Polri tidak berhenti dalam mengungkap skandal yang diduga telah melibatkan oknum jenderal dan petinggi di beberapa institusi yang terkait dengan pelarian Djoko Tjandra. Tantangan Polri saat ini, kata dia, adalah mengungkap siapa saja yang terlibat dalam pelarian terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra di Malaysia.

Mu'ti juga mendesak Kapolri Idham Azis untuk tidak segan menindak tegas apabila saat proses penyelidikan terdapat aktor intelektual di balik kasus tersebut. “Mengungkap dan menangkap siapa saja yang terlibat, dan jika mungkin ada aktor intelektual di balik kasus kaburnya Djoko Tjandra,” pungkas Abdul Mu’ti.

Seperti diketahui, Djoko Tjandra, terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali yang telah menghilang dan buron sejak awal 2000-an itu dibekuk saat bersembunyi di Malaysia, Kamis (30/7/2020) malam.

Polri secara resmi telah menyerahkan penahanan Djoko Tjandra kepada Kejaksaan Agung. Akan tetapi, Djoko Tjandra tak ditahan di Rutan Kejagung, melainkan di Rutan Salemba cabang Mabes Polri.

Editor : Ahmad Islamy Jamil