Muhammadiyah Sebut Negara Tidak Bisa Dijauhkan dari Agama

Widya Michella · Selasa, 16 Agustus 2022 - 17:27:00 WIB
Muhammadiyah Sebut Negara Tidak Bisa Dijauhkan dari Agama
Muhammadiyah sebut negara tidak bisa dijauhkan dari agama. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan nilai-nilai agama harus hadir sebagai kanopi suci dalam melakukan spiritualisasi yang mencerdaskan dan mencerahkan. Agama disebut sangat penting dalam proses bernegara.

Menurutnya telah sejak lama, dari Samudera Pasai hingga Ternate dan Tidore, bangsa Indonesia telah menjadikan agama sebagai petunjuk, pembimbing, spirit perjuangan melawan penjajah.

"Jangan menjauhkan agama dan segala hal yang bersifat simbol keagamaan dari Merah Putih, dari negara Pancasila. Kalau ada tokoh bangsa atau pejabat negara yang alergi menggunakan kata iman dan takwa, itu pemahaman sejarahnya kurang baik,”kata Haedar dikutip dalam laman resmi Muhammadiyah, Selasa,(16/08/2022). 

Haedar mengatakan praktik keberagamaan yang selama ini telah diaktualisasikan merupakan fondasi penting dalam memahami bahwa Indonesia tegak dan merdeka karena perjuangan umat beragama dan mayoritas muslim. Mereka mewariskan keberagamaan yang otentik. 

Atas dasar inilah Haedar tidak ingin bila agama dan umat beragama, lebih-lebih Islam dan umat Islam, dituduh sebagai sumber radikalisme, atau bahkan terorisme. Pondasi keberagamaan bangsa Indonesia lanjutnya jauh dari perbuatan yang nir-adab dan senantiasa menebar rahmat. 

Jika ada pihak-pihak yang beragama melakukan tindakan di luar batas, maka tugas semua pihak untuk meluruskan pemahaman ekstrem tersebut. 

"Kalau yang radikal yang teror itu bukan hanya dari kalangan agama, dari ideologi lain juga akan selalu ada, baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Maka dengan kearifan kita bahwa agama dan umat beragama menjadi sumber rahmat," ujar dia.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda