Mutasi Polri, 2 Jenderal Peraih Adhi Makayasa Jadi Asisten Idham Azis

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 06 Desember 2019 - 19:57 WIB
Mutasi Polri, 2 Jenderal Peraih Adhi Makayasa Jadi Asisten Idham Azis

Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri dimutasi sebagai Asisten Operasi Kapolri, Jumat (6/12/2019). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id – Dua jenderal peraih bintang Adhi Makayasa (lulusan terbaik) Akademi Kepolisian dimutasi dari jabatannya sebagai kapolda. Mereka diberi tugas baru sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Kedua jenderal tersebut yakni Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Irjen Pol Herry Rudolf Nahak. Dofiri dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sedangkan Herry Nahak dari Kapolda Papua Barat.

Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3229/XII/KEP./2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Surat telegram ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri S, Jumat (6/12/2019).

Irjen Pol Ahmad Dofiri merupakan lulusan terbaik Akpol 1989. Dia dipercaya menjabat Kapolda DIY sejak tiga tahun lalu, tepatnya 23 November 2016, menggantikan Irjen Pol Prasta Wahyu Hidayat. Selama memimpin Polda DIY, polisi kelahiran Indramayu ini banyak dipuji.

BACA JUGA: Mutasi Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto Ditarik dari Kemenperin

Sedangkan Irjen Pol Herry Rudolf Nahak merupakan lulusan terbaik Akpol 1990. Polisi kelahiran Atambua, Nusa Tenggara Timur tersebut ini menjabat Kapolda Papua Barat menggantikan Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja pada Kamis (2/5/2019).

Herry Nahak baru menjabat delapan bulan. Lantas mengapa dimutasi?

Karo Binkar Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal biasa di Polri. Mutasi jabatan dalam rangka peningkatan kemampuan personel dan organisasi.

”Mutasi jabatan sebagai meritokrasi, regenerasi, tour of area dan dalam rangka mengoptimalkan kinerja organisasi,” ujarnya, Jumat (6/12/2019).


Editor : Zen Teguh