Nusron Wahid: Pujian Jokowi Tak Berarti Restui Airlangga

Felldy Utama ยท Jumat, 08 November 2019 - 21:11 WIB
Nusron Wahid: Pujian Jokowi Tak Berarti Restui Airlangga

Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di HUT ke-55 Partai Golkar, Jakarta, Rabu (6/11/2019). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat).

JAKARTA, iNews.id - Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Nusron Wahid menyebut pujian Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara HUT Ke-55 Partai Golkar bukan berarti merestui Airlangga Hartarto sebagai calon ketua umum Partai Golkar. Pujian tersebut merupakan hal wajar dilakukan Presiden.

Menurut Nusron, sapaan atau pujian kerap dilakukan Presiden. Terlebih, Airlangga merupakan menteri pilihan Jokowi. Karena itu, tidak mungkin mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelekkan Airlangga di depan ribuan kadernya.

"Jadi pujian itu wajar dan hal yang biasa, malah suatu keharusan. Malah lucu kalau Pak Jokowi tidak memuji pilihannya. Apalagi Pak Airlangga memang menteri yang 'perform' di mata beliau," kata Nusron, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/11/2019).

Menurut Nusron, Jokowi merupakan sosok yang dipilih secara demokratis dalam dua kali Pemilu. Sebagai sosok demokratis, pujian Jokowi kepada Airlangga sebagai menterinya bukan berarti merestui. Tidak pula diartikan Jokowi ingin Airlangga ikut terlibat dalam munas atau agenda internal partai.

BACA JUGA: Loyalis Pastikan Bamsoet Maju Pencalonan Ketua Umum Partai Golkar

"Pak Jokowi pasti mengharapkan agar pelaksanaan munas berjalan dengan demokratis, fair play, dan tidak gaduh, serta menghargai berbagai pendapat yang ada," ujarnya.

Dia kembali meyakini tidak ada restu merestui kepada satu atau dua orang kandidat dari Jokowi, termasuk kepada Pak Airlangga.

"Sebab beliau Presiden yang sangat demokratis dan menghargai proses demokrasi. Pasti beliau menghargai hak dan pilihan DPD I dan DPD II Golkar," kata dia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/11/2019) malam. Dalam sambutannya, Jokowi memuji Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto cukup sukses.

Jokowi juga menyebut bahwa di usia ke-55, Golkar akan semakin matang karena kepemimpinan Airlangga. "Saya yakin Golkar akan semakin matang, dan saya yakin juga Golkar ke depan akan terus melejit karena ketuanya top," kata Jokowi.

Pujian ini dinilai sejumlah kalangan sebagai kode Jokowi untuk merestui Airlangga kembali memimpin Pohon Beringin. Munas Golkar akan berlangsung pada 4-6 Desember 2019. Selain Airlangga, kandidat kuat yang bakal muncul yakni Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet.


Editor : Zen Teguh