Operasi Jaring Laba-Laba di Kongo, Satgas RDB Dapatkan Senjata dan Puluhan Amunisi

Aditya Pratama ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 04:00 WIB
Operasi Jaring Laba-Laba di Kongo, Satgas RDB Dapatkan Senjata dan Puluhan Amunisi

Satgas Konga XXXIX-A RDB Monusco menerima penyerahan senjata dari eks kombatan di Soekarno Camp, Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo belum lama ini. (Foto: Puspen TNI).

JAKARTA, iNews.id - Satgas Konga XXXIX-A Rapid Depolyable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo (Monusco) menggelar operasi jaring laba-laba selama tiga minggu di wilayah Mogabonjala, Nyemba, Pweto dan Axis Bendera, Republik Demokratik Kongo. Operasi ini mendapatkan senjata dan puluhan amunisi.

Komandan Satgas Konga XXXIX-A RDB Monusco Kolonel Inf Dwi Sasongko mengatakan, dalam operasi tersebut Satgas Konga XXXIX-A RDB Monusco memperoleh dua pucuk senjata jenis AK-47, 2 magazen dan 57 butir amunisi kaliber 7,62. Senjata dan amunisi ini berasal dari Mai-mai (kelompok bersenjata) Perci Militia dengan 100 bekas kombatan di bawah pimpinan Lukombe Amisi Makambo, seorang mantan Mayor FARDC.


Menurut anggota TNI alumnus Akademi Militer 1998 ini, senjata dan amunisi tersebut selanjutnya diserahkan kepada staf Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDR/RR) untuk diproses sesuai dengan ketentuan United Nations (UN).

“Selama 11 bulan masa penugasan di Republik Demokratik Kongo khususnya sektor selatan, Satgas Konga XXXIX-A RDB Monusco berhasil menerima penyerahan senjata dari eks kombatan 49 pucuk senjata terdiri atas 42 pucuk AK-47, 2 pucuk Machine Gun, 2 pucuk RPG, 2 pucuk Arquebus, 1 pucuk mortir, 1 buah granat, ratusan busur dan anak panah,” kata Dwi Sasongko melalui keterangan tertulis, Rabu (9/10/2019).

Dwi menyampaikan informasi penyerahan senjata dan amunisi ini saat menerima tim patroli yang dipimpin oleh Kapten Inf Agung Sedayu di Soekarno Camp, Indo RDB Monusco, Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, baru-baru ini.

Dia menerangkan, selain monitoring suatu wilayah atau distrik, tim operasi jaring laba-laba Satgas Konga XXXIX-A juga menggelar kegiatan Civil and Military Coordination (Cimic) berupa pelayanan kesehatan gratis, psikologi sosial dan menggelar pertemuan bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, serta komunikasi aktif kepada keluarga eks kombatan.


Editor : Zen Teguh