OTT Kaltim, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan Tersangka

Ilma De Sabrini ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 23:06 WIB
OTT Kaltim, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan Tersangka

Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019). (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus suap terkait dengan pengadaan proyek jalan di Provinsi Kalimantan Timur. Dua di antaranya adalah Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan, Refly Tuddy Tangkere, dan Pejabat Pembuat Komitmen di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan, Andi Tejo Sukmono sebagai penerima suap.

Sementara, satu lagi yang diduga sebagai pihak pemberi yaitu Direktur PT Harlis Tata Tahta, Hartoyo. “KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan tiga orang tersangka,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK, kemarin. Lembaga antirasuah itu menduga ada sejumlah pemberian suap terkait pekerjaan jalan Lempake Sambera-Santan-Bontang-Dalam Kota Bontang-Sangatta dengan anggaran tahun jamak 2018-2019.

“Nilai kontraknya adalah sebesar Rp155,5 miliar,” ucapnya.

Sebagai pihak penerima Refly dan Andi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sementara, Hartoyo disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.


Editor : Ahmad Islamy Jamil