Pakar Kopi Dunia Kagum dengan Kualitas Kopi Spesialti Indonesia

Antara ยท Jumat, 25 Januari 2019 - 16:34 WIB
Pakar Kopi Dunia Kagum dengan Kualitas Kopi Spesialti Indonesia

Pakar kopi dunia asal Meksiko, Manuel Diaz. (Foto: ramacafe.org)

MALANG, iNews.id – Pakar kopi dunia asal Meksiko Manuel Diaz mengungkapkan kekagumannya kepada Indonesia karena memiliki banyak jenis kopi dengan kualitas sangat baik (specialty coffee). Kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak pulau disebutnya memberikan keunikan dan cita rasa tersendiri pada biji-biji kopi yang dihasilkan.

Dia menuturkan, selain dipengaruhi faktor negara kepulauan, untuk menghasilkan kopi yang berkualitas juga perlu didukung dengan curah hujan yang baik. Termasuk juga cara menanam pohon kopi dengan benar.

“Indonesia memiliki kopi yang sangat bagus, ini dikarenakan faktor kepulauannya, curah hujan yang baik,” kata Diaz di Malang, Jawa Timur, Jumat (25/1/2019).

Dia menjelaskan, bibit kopi yang memiliki daun lebih dari empat lembar, dengan tinggi 30 cm, tidak boleh lagi ditempatkan di polybag, tapi harus ditanam tanah. Itu bertujuan agar akar kopi berkembang dan dapat menyerap lebih banyak makanan dan nutrisi dari tanah.

Jika tetap ditanam di dalam polybag, nilai dan kualitas kopi bisa menurun atau bahkan hancur. Menurut dia, Indonesia sesungguhnya memiliki koleksi genetik kopi yang besar, namun tidak diperlakukan dengan baik sehingga merusak nilai dan kualitas kopi yang dihasilkan.

BACA JUGA: Minum Kopi Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya

“Kebanyakan koleksi genetik kopi di Indonesia tidak diperlakukan dengan baik. Akar pohon bengkok, sehingga pohon kopi tersebut tidak berumur panjang,” tuturnya.

Hari ini, Diaz bersama dengan pejabat pemerintah daerah, petani kopi, pemangku kepentingan, dan pelaku usaha setempat juga melakukan kunjungan lapangan ke Ecowisata Kebun Kopi Amadanom Dampit, Kabupaten Malang. Kopi jenis robusta asal Dampit menjadi salah satu kopi terbaik yang ada di Indonesia. Di Benua Eropa, kopi dampit dianggap memiliki rasa yang unik karena ditanam di ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan air laut (mdpl), dengan struktur tanah yang baik.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang Sanusi mengatakan, kunjungan dari pakar kopi dunia hari ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan petani dan membantu perkembangan bisnis kopi di Indonesia, termasuk dalam urusan menanam kopi dan meningkatkan cita rasanya. “Dia (Diaz) merupakan pakar kopi dunia yang sudah memiliki pengalaman, dengan ilmu yang dibagikan, diharapkan bisa bermanfaat agar bisa menghasilkan cita rasa yang berkualitas,” ucap Sanusi.


Editor : Ahmad Islamy Jamil