Pansel Minta Bantuan KPK Telusuri Rekam Jejak Calon Anggota KY

Sabir Laluhu, Sindonews ยท Minggu, 19 Juli 2020 - 15:04:00 WIB
Pansel Minta Bantuan KPK Telusuri Rekam Jejak Calon Anggota KY
Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Yudisial akan meminta bantuan sejumlah lembaga untuk menelusuri rekam jejak mereka yang lolos penyaringan. (Foto: Okezone/Ist).

JAKARTA, iNews.id – Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Yudisial periode 2020-2025 akan meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri rekam jejak mereka yang lolos penyaringan. Selain KPK, lembaga lain yang dilibatkan antara lain Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ketua Pansel Maruarar Siahaan mengatakan, saat ini ada 55 calon anggota KY periode 2020-2025 yang lolos untuk mengikuti seleksi uji publik online yang akan digelar pada 20-21 Juli 2020. Pansel telah menggelar technical meeting secara online untuk menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) uji publik online.

Menurut dia, Pansel tentu akan melakukan penelusuran rekam jejak para calon anggota KY. Tapi penelusuran baru akan dilakukan setelah keputusan hasil seleksi uji publik online. Karena itu, Pansel akan meminta empat bantuan lembaga negara.

"Rekam jejak nanti baru akan kita mintakan ke instansi-instansi tersebut setelah peserta tersaring lagi dari uji publik ini. Masih terlalu banyak kalau seluruh peserta saat ini dimintakan rekam jejak. Menurut kami agar hasilnya fokus, maka rekam jejak nanti akan dilakukan setelah ada hasil seleksi uji publik," kata Maruarar, Minggu (19/7/2020).

Mantan hakim konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) ini menuturkan, seluruh hasil penelusuran rekam jejak para calon yang nanti disampaikan empat lembaga tadi tentu bersifat tertutup dan rahasia. Artinya tidak mungkin dibuka dan disampaikan oleh Pansel ke publik.

Menurut Maruarar, technical meeting tentang penjelasan SOP uji publik online pada Jumat (17/7/2020) berjalan lancar. Secara umum, para peserta tidak ada yang mempermasalahan teknis acara. Para peserta dapat memahami dan bisa mempersiapkan diri dalam uji publik.

"Pertanyaan didominasi sekitar permasalahan penanganan jaringan dan antisipasinya," kata dia.

Marurar melanjutkan, hingga uji publik nanti dilakukan maka Pansel tetap membuka diri untuk menerima masukan/laporan dari masyarakat terkait dengan 55 calon. Sejauh ini Pansel telah menerima sejumlah masukan dari masyarakat.

Masukan tersebut seputar dukungan dan hal hal positif tentang peserta. Untuk itu Pansel tetap meharapkan kepada media massa juga menghimbau dan menginformasikan kepada publik bahwa apabila ada hal-hal yang penting tentang calon mohon segera mengirimkan masukannya.

"Kirimkan masukannya ke email kami di panselky2020@setneg.go.id atau kirimkan via pos ke sekretariat kami pada Sekretariat Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Yudisial, Kementerian Sekretariat Negara, Gedung 1 Lantai 2, Jalan Veteran Nomor 18, Jakarta Pusat 10110," ujarnya.

Editor : Zen Teguh